Bassra Diminta Refleksi dan Bertransformasi Hadapi Era AI

Bassra Diminta Refleksi dan Bertransformasi Hadapi Era AI Bedah buku Sejarah Bassra, Potret Perjuangan Ulama Madura. Foto: AHMAD FAUZI/BANGSAONLINE

Pandangan serupa disampaikan KH Makki Nasir, Ketua PCNU Bangkalan. Menurut dia, Bassra perlu adaptif terhadap dinamika zaman. 

“Dibutuhkan kemampuan beradaptasi. Bassra harus bisa mengawal pembangunan di Madura,” ucapnya. 

Di era digital, Bassra diminta harus lebih proaktif, termasuk melakukan viralisasi gagasan demi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Rektor Institut Agama Islam Syaikhona Kholil (Insya) Bangkalan, Dr. Fera Andreani D. Jakrar, mengusulkan agar peran perempuan dilibatkan aktif dalam kegiatan dan struktur Bassra. 

“Keterlibatan perempuan penting. Peran para kiai Bassra juga tidak lepas dari dorongan dan peran para bu nyai,” tuturnya.

Sekretaris Bassra, KH Syafik Rofi’i, menyampaikan terima kasih kepada seluruh tokoh lintas profesi yang hadir. Ia menegaskan, seluruh gagasan yang muncul akan dibahas dalam musyawarah Bassra pada bulan Ramadhan mendatang. 

“Apa yang disampaikan hari ini akan menjadi bahan musyawarah, mulai dari transformasi pemikiran organisasi hingga penguatan peran perempuan di Bassra,” ujarnya. (uzi/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO