Kantor DPRKP Pamekasan
“Kami sudah membahas rencana penambahan nominal ini bersama DPRD. Harapannya, dengan anggaran yang lebih memadai, kualitas rumah yang dibangun bisa lebih layak dan tahan lama,” jelasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Pamekasan, Armidin, menegaskan pihaknya mendorong agar kuota RTLH tidak berkurang, mengingat masih banyak warga yang tinggal di rumah tidak layak huni.
“Kami sudah mengusulkan ribuan kuota RTLH berdasarkan data yang ada di DPRKP. Kebutuhan masyarakat sangat besar dan ini tidak bisa diabaikan,” tegas Armidin.
Ia menilai rencana kenaikan anggaran per unit merupakan langkah yang tepat, mengingat harga material bangunan terus meningkat.
Penyesuaian anggaran dinilai penting agar program RTLH benar-benar menghasilkan hunian yang layak dan aman bagi masyarakat.
“Dengan harga material yang terus naik, anggaran lama jelas tidak realistis. Penyesuaian ini penting agar kualitas bangunan RTLH benar-benar layak,” ujarnya.
Armidin berharap kondisi keuangan daerah segera membaik sehingga peningkatan anggaran dan kuota RTLH dapat direalisasikan secara optimal.
“Semoga kemampuan keuangan daerah segera pulih, sehingga program RTLH bisa berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (bel/dim/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




