Kuota RTLH 2026 di Pamekasan Belum Final, Terancam Menyusut Meski Anggaran Tiap Unit Naik

Kuota RTLH 2026 di Pamekasan Belum Final, Terancam Menyusut Meski Anggaran Tiap Unit Naik Kantor DPRKP Pamekasan

“Kami sudah membahas rencana penambahan nominal ini bersama DPRD. Harapannya, dengan anggaran yang lebih memadai, kualitas rumah yang dibangun bisa lebih layak dan tahan lama,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD , Armidin, menegaskan pihaknya mendorong agar kuota tidak berkurang, mengingat masih banyak warga yang tinggal di rumah tidak layak huni.

“Kami sudah mengusulkan ribuan kuota berdasarkan data yang ada di DPRKP. Kebutuhan masyarakat sangat besar dan ini tidak bisa diabaikan,” tegas Armidin.

Ia menilai rencana kenaikan anggaran per unit merupakan langkah yang tepat, mengingat harga material bangunan terus meningkat. 

Penyesuaian anggaran dinilai penting agar program benar-benar menghasilkan hunian yang layak dan aman bagi masyarakat.

“Dengan harga material yang terus naik, anggaran lama jelas tidak realistis. Penyesuaian ini penting agar kualitas bangunan benar-benar layak,” ujarnya.

Armidin berharap kondisi keuangan daerah segera membaik sehingga peningkatan anggaran dan kuota dapat direalisasikan secara optimal.

“Semoga kemampuan keuangan daerah segera pulih, sehingga program bisa berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (bel/dim/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'DPRKPP Nganjuk Bedah Puluhan RTLH dan Bangun Ratusan Pamsimas':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO