Semarakkan Bulan Suci Ramadan, Komisi Pengembangan Dana Umat MUI Jatim akan menggelar aksi filantropi 1.000 anak yatim dan dhuafa di wilayah Jawa Timur
Kehadiran komisi ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan penghimpunan dan pendayagunaan dana umat untuk kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa MUI Jatim akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah (Umara) dalam melaksanakan program ini.
Sinergi antara ulama dan umara sangat penting, sesuai dengan semangat Musyawarah Daerah (Musda) MUI Jatim yang mengusung tema "Sinergitas Ulama dan Umara untuk Kemaslahatan Umat."
“Pasti kami berkolaborasi. Musda kemarin menekankan pentingnya sinergi ulama dan umara untuk kemaslahatan umat, dan program Ramadan ini adalah salah satu wujud nyata dari sinergi tersebut,” tambah KH Miftah.
Prof. Dr. KH Moh Mukhrojin, seorang pakar zakat dan anggota MUI, juga menyampaikan pentingnya pemberdayaan umat melalui dana zakat.
Ia menilai bahwa potensi dana umat yang besar seharusnya dapat memberikan dampak langsung kepada mustahiq (penerima zakat), agar mereka bisa menjadi muzakki (pembayar zakat) di masa depan.
"Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, diharapkan program santunan ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menggerakkan masyarakat untuk lebih peduli dan aktif dalam mengelola dana umat demi kesejahteraan bersama," pungkas Gus Khozin. (mdr/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




