Tangkapan layar video genangan air luapan Bengawan Jero yang merendam permukiman warga di Lamongan
Kondisi serupa juga dirasakan warga Dusun Pandantoyo, Desa Bojoasri, Kecamatan Kalitengah.
"Ya Allah...., mundak lagi dua centi," keluh Madkur.
Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, M. Na'im, menyatakan kenaikan muka air Bengawan Jero dipicu kiriman air dari wilayah hulu serta hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Petugas BPBD terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan luapan. Akibat kenaikan debit air tersebut, aktivitas warga kembali terganggu.
Sejumlah jalan desa tidak dapat dilalui kendaraan roda dua. Sebagian warga memilih bertahan di rumah, sementara lainnya mengungsi ke tempat yang dinilai lebih aman.
BPBD Lamongan mengimbau masyarakat tetap waspada, mengingat prakiraan cuaca masih menunjukkan potensi hujan dalam beberapa hari ke depan. (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




