Pelantikan 1.000 PAC HKTI di Pendopo Agung Kabupaten Malang.
“Semua ini menuntut kerja kolaboratif. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri, dunia usaha tidak bisa bergerak sendiri, dan petani tidak dapat berjuang sendirian,” pungkasnya.
Pelantikan juga dirangkai dengan Lomba Kekompakan Tim, serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara HKTI dan PT Regenerasi Kehidupan Nusantara, produsen pupuk regent.
Penandatanganan MoU disaksikan Ketua DPD HKTI Jawa Timur, Arum Sabil, dan Ketua Umum MUI Kabupaten Malang, Misno Fadlol Hijja.
Di hadapan ribuan kader, Arum menyampaikan apresiasi kepada Bupati Malang atas dukungan nyata terhadap sektor pertanian. Ia menilai, penggunaan Pendopo Agung sebagai lokasi pelantikan merupakan simbol penghormatan negara kepada kaum tani.
“Tempat ini memiliki nilai sakral. Tidak semua organisasi mendapat kesempatan berkegiatan di sini. Ini merupakan wujud konkret keberpihakan dan dukungan Bupati Sanusi kepada para pejuang pangan di Kabupaten Malang,” ucanya.
Ditegaskan olehnya, pelantikan 33 PAC HKTI bukan sekadar seremoni, melainkan momentum strategis membangun fondasi bangsa melalui sektor pertanian.
“Hari ini kita tidak hanya melantik pengurus, tetapi sedang menanam benih peradaban. Akar benih itu adalah petani, dan buahnya adalah kedaulatan pangan,” tuturnya. (dad/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




