Ia optimis, dukungan KLH RI akan membuka akses pendampingan dan sumber daya yang lebih luas bagi kader Muslimat NU di lapangan dalam mengelola potensi lingkungan secara berkelanjutan.
"Kolaborasi ini ditujukan untuk menciptakan ekosistem yang lebih sehat sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan sumber daya alam yang bijaksana dan ramah lingkungan," urainya.
Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Lingkungan Hidup RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, mengaku kagum terhadap semangat dan dedikasi seluruh pengurus serta anggota Muslimat NU dalam pengabdian kepada masyarakat dan lingkungan.
"Mustika Darling ini jadi bukti bahwa Muslimat tidak hanya cantik, tapi kuat dan perkasa. Ini artinya kita bisa menaruh asa dan harapan akan berbagai kondisi bangsa salah satunya pelestarian alam dan lingkungan kepada Ibu-Ibu Muslimat," tuturnya.
Menteri Hanif juga menyinggung tantangan global berupa Triple Planetary Crisis, yakni perubahan iklim, polusi, dan hilangnya keanekaragaman hayati. Menurutnya, peran aktif masyarakat, termasuk Muslimat NU, sangat dibutuhkan dalam menghadapi krisis tersebut.
Ia meyakini, program inaugurasi paralegal lingkungan yang akan dilakukan PP Muslimat NU dapat memperkuat upaya perlindungan lingkungan hidup di Indonesia.
"Paralegal ini dinilai sangat penting untuk mengajak ibu-ibu berdiri di barisan terdepan memberhentikan paradigma negatif di masyarakat," ucapnya.
Untuk itu, Menteri Hanif mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota Muslimat NU untuk terus berjalan beriringan dalam membangun peradaban lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. (dev/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




