Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA dalam saraseharan di Pondok Pesantren Al-Hikmah Bandar Lampung, Sabtu (6/12/2025). Foto: MMA/bangsaonline
“Temuan saya itu sampaikan di depan kiai-kiai saat pertemuan di Pondok Pesantren Ash-Shodiqiyah Semarang. Saat itu ada Gus Mus, ada Kiai Miftah, ada Kiai Dimyati, ada Yahya Staquf, ada Kiai As’ad Ali, ada Said Aqil, tapi dia datang belakangan,” kata Kiai Asep sembari mengatakan bahwa pertemuan para kiai itu berlangsung menjelang Muktamar NU di Lampung.
“Jadi saya sudah mengingatkan,” tegas putra KH Abdul Chalim, salah seorang ulama pendiri NU, yang pada 10 November 2023 ditetapkan sebagai pahlawan nasional.
Akibatnya, kata Kiai Asep, Muktamar yang diduga banyak riswah itu melahirkan pengurus PBNU seperti sekarang. Karena itu Kiai Asep minta Muktamar NU akan datang harus bersih dari riswah.
“Kalau ada risywah langsung ditangkap,” tegas Kiai Asep.
Menurut Kiai Asep, hanya dengan cara itulah marwah NU akan kembali naik dan baik.
Seperti diberitakan BANGSAONLINE, Senin (8/12/2025), Kedatangan Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, dan rombongan di Bandar Lampung mendapat sambutan hangat. Pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur itu tiba di Bandar Udara Internasional Radin Inten II Bandar Lampung sekitar pukul 8 pagi, Sabtu (6/12/2025).
Kiai Asep dan rombongan dijemput Ketua Wilayah Persatuan Guru Nadhaltul Ulama (PW Pergunu) Lampung Prof Dr KH Imam Syafei, MAg, dan beberapa koleganya di VIP Bandara Radin Inten II Bandar Lampung. Tampak juga Sekjen Pimpinan Pusat Pergunu Dr Aris Adi Laksono. Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) itu berangkat lebih dulu ke Lampung karena mempersiapkan acara seminar yang digelar Pergunu sekaligus pelantikan Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Provinsi Lampung.
Kiai Asep ke Bandar Lampung untuk menghadiri seminar Pergunu dan pelatikan JKSN Lampung di Aula Fakultas Kedokteran Unila.
Sebelum menghadiri acara tersebut Kiai Asep disambut Rektor Unila Prof Dr Ir Lusmeilia Afriani, DEA, IPM, ASEAN, Eng, dan para wakil rektor di ruang Rektorat Unila. Kiai Asep diminta Rektor Unila untuk mendoakan Unila dan semua civitas akademika Unila.
Kiai Asep dan Prof Dr Ir Lusmeilia Afriani kemudian menuju tempat acara Pergunu yang diikuti rombongan Kiai Asep dan civitas akademika Unila.
Rombongan Kiai Asep antara lain, Dr Achmad Rubaie (Unitomo Surabaya), Ahmad Zuhri (Waketum Pergunu), Mohammad Fachruddin (PAN Jatim), dan Muhammad Ghofirin (Sekjen JKSN).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




