Para pelaku saat dihadirkan di konferensi pers Polrestabes Surabaya
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Aksi pengeroyokan yang melibatkan sekitar 14 pemuda terjadi di Jalan Karah, Jambangan, Minggu (30/11/2025) malam.
Dua pengendara menjadi korban dan mengalami luka-luka, sementara motor mereka dibawa kabur oleh para pelaku.
BACA JUGA:
- Polrestabes Surabaya Tangkap Pelaku Pembunuhan di Pragoto, Kapolrestabes Sebut Aksi Tunggal
- Polisi Tangkap Pencuri iPhone di Surabaya
- Pria Keturunan Timteng Meninggal di Dalam Rumah, Polsek Gayungan Pastikan Tak Ada Unsur Pidana
- Jatanras Polda Jatim Gulung Spesialis Bobol Rumah Siang Hari Lintas Provinsi
Setelah kejadian tersebut, Polsek Jambangan bersama Unit Jatanras Polrestabes Surabaya melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang terekam kamera CCTV. Dari upaya tersebut, delapan orang berhasil ditangkap.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Ludfi Sulistiawan menjelaskan bahwa dari delapan pelaku yang diamankan.
Tiga di antaranya masih berstatus pelajar. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian masih memburu enam pelaku lain yang masuk daftar pencarian orang (DPO).
"Dari 8 pelaku yang berhasil diamankan, 3 di antaranya masih anak-anak alias pelajar. Dan kita masih melakukan pengejaran kepada 6 DPO lagi," ujar Ludfi Sulistiawan, Jumat (5/12/2025).
Peristiwa bermula pada Sabtu (29/11/2025) ketika tersangka berinisial AGA mengumpulkan teman-temannya di Lapangan Edrek untuk merayakan ulang tahun dengan pesta minuman keras.
Setelah dipengaruhi alkohol, rombongan berjumlah sekitar 30 orang itu melakukan konvoi tanpa tujuan jelas. Mereka disebut mencari kelompok yang dituduh mengeroyok AGA sehari sebelumnya.
“Saat di jalanan para rombongan itu naik motor dengan ugal-ugalan melintas di wilayah Karah serta Jambangan, mereka diteriaki oleh warga yang tengah berkumpul di sebuah warung. Merasa superior dan terpancing, keributan pun tak terhindarkan dan berubah menjadi aksi saling lempar bambu yang memicu kekacauan,” tambah Ludfi Sulistiawan.






