Ketua Baznas Jatim KH Ali Maschan Moesa dan jajaran foto bersama dengan para Mekanik Program Z-Auto. Foto: Yudi A / BANGSAONLINE

Dicky menambahkan, meskipun servisnya terkesan yang ringan-ringan saja, hal ini sangat-sangat berarti baginya.
Sebab, kata dia, kalau servis yang berat juga memerlukan banyak waktu. Sedangkan para driver ojol yang antre ratusan orang.
"Seperti tadi rem saya yang kendur tadi pas nyoba motornya ternyata sudah dikencengin. Terus, pembersihan filter angin, dan lain sebagainya," ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua (Waka) I Baznas Jatim Drs KH Masnuh MA, Waka II Baznas Jatim Dr KH Ahsanul Haq MPdI, Waka III Baznas Jatim Dr KH Muhammad Zakki MSi, jajaran Amil Pelaksana Baznas Jatim, serta para Mustahik Mekanik Program Z-Auto Baznas Jatim.
Untuk diketahui, kegiatan tersebut juga mendapatkan dukungan penuh dari hasil sedekah konsumen Alfamart dan Alfamidi.
Secara nasional, program kolaborasi ini menargetkan 5.000 ojek online di 15 provinsi dan 35 kota/kabupaten.
Diharapkan sinergi ini dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung kenyamanan dan keberlangsungan ekonomi para pengemudi ojek online. (ari/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




