Ketua Komisi II DPRD Gresik Wongso Negoro saat sidak pembangunan sentra IKM di Desa Hulaan Menganti.
GRESIK, BANGSAONLINE.com – Ketua Komisi II DPRD Gresik, Wongso Negoro, mengatakan sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang dibangun Pemerintah Kabupaten Gresik di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti dijadwalkan rampung pada 11 Desember 2025.
“Progres pembangunan sentra IKM Menganti dijadwalkan rampung pada 11 Desember dan sudah bisa ditempati,” kata Wongso Negoro kepada BANGSAONLINE.com, Sabtu (29/11/2025).
Lebih lanjut, Wongso menjelaskan, Pembangunan sentra IKM yang menggunakan APBD 2025 senilai Rp9,067 miliar ini bertujuan untuk memberikan wadah untuk para pelaku IKM di Gresik agar bisa mempromosikan dan mengembangkan produk-produk lokal.
“Nantinya sentra IKM akan ditempati kelompok industri sejenis atau menggunakan bahan serupa dan melakukan proses produksi yang sama. Sentra ini juga akan berfungsi sebagai pusat pengembangan IKM dengan menyediakan sarana dan prasarana penunjang seperti ruang produksi, showroom, workshop, serta bimbingan teknis,” paparnya.
Ketua DPD Golkar Gresik ini berharap, keberadaan IKM di Desa Hulaan bisa menjadikan para pelaku IKM semakin berkembang. Produk yang dihasilkan tidak hanya laku di pasar regional atau nasional, namun juga diharapkan bisa menjangkau pasar global.
“Karena itu, kami mendorong para pelaku IKM di Kabupaten Gresik memanfaatkan keberadaan sentra IKM ini untuk terus berkreasi agar produk mereka makin banyak diminati masyarakat lokal, nasional, maupun luar negeri,” harapnya.
Ia juga berharap, keberadaan sentra IKM bisa menciptakan banyak lapangan kerja, sehingga bisa mengurangi tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Gresik.
“Tentu juga keberadaan sentra IKM ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menopang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gresik,” pungkas Wongso. (hud/msn)












