Mensos RI didampingi Wali Kota Pasuruan saat menyapa siswa Sekolah Rakyat
“Bantuan sosial itu sifatnya sementara, tetapi berdaya harus selamanya. Harapannya, ketika anak-anak lulus, keluarga mereka juga ikut berdaya,” ujarnya.
Gus Ipul menyatakan bahwa Pemerintah menargetkan 46.000 siswa Sekolah Rakyat pada tahun mendatang. Karena itu, ia menegaskan bahwa proses pendataan harus dilakukan secara akurat dan transparan.
“Tidak boleh ada yang main-main dalam mendata siswa Sekolah Rakyat. Tidak boleh ada suap menyuap. Semua harus tercatat di DTSEN. Saya titipkan kepada pemangku kepentingan agar SR berjalan dengan baik. Program ini adalah prioritas Presiden Prabowo,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Pasuruan menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat kualitas SDM di daerah.
Pemkot Pasuruan berkomitmen mendukung penuh implementasi Program Sekolah Rakyat hingga ke tingkat kelurahan.
“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Menteri Sosial. Kehadiran beliau hari ini memberikan motivasi besar bagi anak-anak Kota Pasuruan,” ujar Wali Kota.
Pemkot Pasuruan telah menyiapkan lahan seluas 7,3 hektare untuk pengembangan fasilitas Sekolah Rakyat.
Tahun depan, pengembangan program ditargetkan menjangkau jenjang SD hingga SMA sebagai bagian dari upaya pemerataan pendidikan berkualitas.
Wali Kota menutup dengan mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam memperkuat kualitas pendidikan di daerah. “Semoga langkah ini dapat terwujud dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (par/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




