Gubernur Khofifah Berangkatkan Parade Defile Dies Natalis 71 UNAIR dan 112 Tahun Pendidikan Dokter

Gubernur Khofifah Berangkatkan Parade Defile Dies Natalis 71 UNAIR dan 112 Tahun Pendidikan Dokter

telah membesarkan kita semua. Sebagai Ksatria Airlangga, kita membawa amanat untuk memberikan dedikasi dan pengabdian terbaik di mana pun berada,” imbuhnya.

“Juga tentu kepada yang juga membesarkan kita semua, membesarkan saya untuk bersama-sama membawa amanat sebagai Ksatria Airlangga memberikan dedikasi dan pengabdian di mana saja kita berada,” imbuhnya.

Untuk itu, lewat ke-71 ini,Khofifah juga menyoroti peran IKA yang terus menguat, baik melalui kontribusi di daerah, nasional, maupun pada cabang istimewa di berbagai negara.

“Kami pun sering kali keliling untuk menguatkan pelebaran pengabdian atas nama IKA di berbagai provinsi di Indonesia,” tuturnya.

“Mudah-mudahan seluruh ilmu yang didesiminasikan, diintroduksi diberikan oleh para guru besar dan guru-guru kita semua menjadi amal jariyah dan membawa kebahagian di surga nanti,” tegasnya menambahkan.

Sementara itu, Rektor Universitas Airlangga, Prof Muhammad Madyan, menyampaikan bahwa momentum ini tidak hanya merayakan 71 tahun . Tetapi juga sejarah penting lahirnya pendidikan kedokteran di Surabaya sejak 112 tahun lalu.

“Hari ini adalah hari yang istimewa. Kita tidak hanya merayakan 71 tahun tapi juga 112 tahun sejarah pendidikan kedokteran di Surabaya,” tegasnya.

“Perjalanan yang amat panjang yang telah melahirkan ribuan insan akademik terbaik Indonesia. Melihat defile yang penuh semangat ini, kita seakan menyaksikan kisah panjang tentang pengabdian bagaimana ilmu tumbuh di ruang kuliah, berkembang di rumah sakit dan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” lanjutnya

Prof Madyan menambahkan, tidak ada universitas besar tanpa peran alumninya. Alumni bukan hanya bagian dari sejarah tetapi energi masa depan.

Di tangan para alumni, nama hidup di berbagai penjuru dunia. Ia pun berharap FK terus menjadi barometer pengembangan ilmu kedokteran di Indonesia dan dunia.

“Ini adalah momentum panggilan untuk menyatukan langkah antara kampus dan alumni. Saya berhatap Fakultas Kedokteran sebagai salah satu fakultas tertua di menjadi barometer perkembangan kedokteran di Indonesia maupun dunia,” pungkasnya.  (dev/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO