Menteri ATR/BPN saat memberi sambutan dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kaltim.
Transformasi ini, lanjut Nusron, harus tetap mengacu pada prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
“Perubahan business process itu tetap kita mengacu pada Government Risk Management (GRC). Harus akurat, prudent, akuntabel, ada risk management, dan transparan,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya SDM yang kapabel dan fleksibel.
“Sekarang kami menerapkan kebijakan semua pegawai harus nationwide, semua pegawai harus siap ditugaskan di mana saja, intinya ada career path-nya,” cetusnya.
Menteri ATR/BPN mendorong seluruh jajaran untuk terus berinovasi dan mengikuti perkembangan teknologi pertanahan yang sangat dinamis.
“Semua pegawai harus selalu inovasi dan ikut workshop karena dunia IT dan pertanahan ini selalu berkembang. Jadi kalau kita tidak meningkatkan kapabilitas, kita akan tertinggal,” pungkasnya. (afa/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




