Dapat Keluhan Distribusi MBG saat Reses, Senator Ning Lia Dorong Pembentukan Sub-SPPG Daerah

Dapat Keluhan Distribusi MBG saat Reses, Senator Ning Lia Dorong Pembentukan Sub-SPPG Daerah Lia Istifhama

SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Program Makan Bergizi Gratis () yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah pusat kini mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan legislatif daerah.

Namun, dalam pelaksanaannya, program tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan. 

Berdasarkan data terbaru, sebanyak 133 anak di Jawa Timur dilaporkan mengalami keracunan makanan yang diduga berasal dari program , dengan kasus terbaru terjadi di Pamekasan dan Magetan.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPD RI Dapil Jawa Timur, Lia Istifhama mendorong agar pemerintah melakukan inventarisasi materi pengawasan terhadap pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, terutama yang berkaitan dengan tata kelola dan keamanan pangan dalam program .

Dalam agenda reses di 14 kota/kabupaten se-Jawa Timur, sapaan akrabnya mendapatkan sejumlah masukan dari masyarakat, terutama terkait keterlambatan distribusi, kurangnya sarana penyimpanan makanan, serta belum seragamnya standar dapur penyedia di berbagai daerah.

“Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan yang sangat baik dan patut didukung bersama. Namun, pelaksanaannya perlu diawasi dengan cermat agar tujuan peningkatan gizi anak benar-benar tercapai tanpa menimbulkan risiko kesehatan,” ujar di Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Ning Lia menilai, bahwa tidak hanya tentang pemberian makan gratis, tetapi mencakup rangkaian tata kelola yang harus memenuhi prinsip keamanan pangan dan gizi seimbang.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO