Bupati Mojokerto saat memberi sambutan.
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pemkab Mojokerto melalui Dinas Pertanian terus memperkuat kapasitas petani dan peternak lokal melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satunya diwujudkan dalam kegiatan Workshop Manajemen Usaha Ternak Kambing Perah yang digelar di Aula Hotel Arayanna, Trawas, Selasa pagi (21/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh Kelompok Tani 'Mandiri Jaya Makmur' dan dibuka langsung oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra. Hadir pula Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto, Ludfi Ariyono, serta narasumber dari Balai Besar Pelatihan Peternakan Kementerian Pertanian Batu.
BACA JUGA:
- HUT ke-733 Kabupaten Mojokerto, Gus Barra Paparkan Beragam Prestasi dan 9 Program Strategis 2026
- Survei Kinerja Satu Tahun Bupati Gus Bara-Wabup Mas Rizal, 85,4% Masyarakat Puas, Alasannya?
- Dinobatkan Jadi Juara Umum, Bupati Mojokerto Apresiasi Atlet Loncat Indah
- Bupati Mojokerto Resmikan Media Center untuk Wartawan
Dalam laporannya, Ludfi menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pertanian Komunal Bersama Milenial Tahun 2025, yang bertujuan mendorong regenerasi petani sekaligus mewujudkan kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa peternak tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang cara memelihara kambing perah yang baik, tetapi juga pendampingan dalam mengakses teknologi terbaru di bidang peternakan dan pemasaran hasil susu kambing,” paparnya.
Ia menambahkan, peluang usaha susu kambing perah di Indonesia masih sangat terbuka lebar, mengingat 80 persen kebutuhan susu nasional masih dipenuhi dari impor.
Sementara itu, Bupati Mojokerto menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menghidupkan kembali sektor pertanian dan peternakan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




