Dua Rumah Petani di Desa Gro'om Pamekasan Ludes Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Capai Rp250 Juta

Dua Rumah Petani di Desa Gro Petugas damkar saat melakukan pembasahan puing-puing bangunan yang luluh lantak usai terbakar.

“Api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan sekitar pukul 14.39 WIB,” ucap Jupriadi.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran itu menghanguskan sejumlah barang berharga milik korban, di antaranya mesin pompa air, genset, mesin perontok padi, traktor, lima BPKB motor, uang tunai Rp 19 juta, tiga sertifikat rumah, dua unit sepeda motor, serta perhiasan emas senilai Rp13 juta.

“Total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp250 juta,” ujarnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menduga kuat kebakaran dipicu korsleting listrik. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Dugaan sementara memang korsleting listrik, karena saat kejadian korban tidak sedang memasak atau menyalakan api. Tapi tetap akan kami selidiki lebih lanjut,” tambahnya.

Sementara itu, Zainuddin, Kasi Ops Damkar , menyebutkan laporan adanya kebakaran masuk sekira pukul 13.09 WIB. Sedangkan petugas pemadam tiba di lokasi pukul 13.24 WIB. (dim/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Haul Akbar di Masjid Nurul Huda Pamekasan, Satukan Generasi dan Santri Kiai Mattawi':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO