Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, saat menyerahkan bantuan kepada korban ambruknya musala Pondok Pesantren Al-Khoziny dalam acara Tahlil Akbar Syuhada Santri Al-Khoziny yang digelar di Aula KH. M. Hasyim Asy’ari, Kantor PWNU Jawa Timur, Sabtu (11/10/2025).
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 17 wali santri korban ambruknya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, menerima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, dalam acara Tahlil Akbar Syuhada Santri Al-Khoziny yang digelar di Aula KH. M. Hasyim Asy’ari, Kantor PWNU Jawa Timur, Sabtu (11/10/2025).
Dalam sambutannya, Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pemerintah memberikan perhatian penuh terhadap penanganan musibah di Ponpes Al-Khoziny sejak hari pertama kejadian.
“Presiden memberikan atensi sejak awal, mulai proses evakuasi, masa darurat, hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Semua dilakukan bersama kementerian terkait, Pemprov Jawa Timur, serta pemerintah daerah,” ujarnya.
Menteri yang karib disapa Gus Ipul tersebut menegaskan, prioritas pemerintah saat ini adalah memastikan perlindungan dan jaminan sosial bagi seluruh keluarga korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka berat.

Kemensos juga menyiapkan program pendampingan medis dan sosial bagi para santri yang kini hidup dengan disabilitas akibat tragedi tersebut.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




