Suasana Raker Komisi IV dengan OPD mitra kerjanya.
Faisol juga mengungkapkan bahwa Komisi IV menyoroti anggaran sosialisasi pada OPD mitra kerjanya dinilai relatif tinggi. Contohnya program Penanggulangan Stunting menunjukkan anggaran sosialisasi mencapai Rp1,5 miliar, sedangkan kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat jauh lebih kecil.
“Kami menekan anggaran sosialisasi sangat tinggi,” ungkapnya.
Komisi IV juga menilai administrasi pada pengurusan bantuan hibah rumit, sehingga berdampak pada besaran bantuan yang akhirnya diterima oleh lembaga.
Ia mengutarakan tentang pengadministrasian penerima hibah, baik di Dinas Pendidikan dan Kesra pada program Madin dan Tempat Ibadah terlalu berliku.
Penerima Madin berjumlah Rp5 juta atau dibawahnya, masih mengeluarkan biaya transportasi, jasa pembuatan proposal dan SPJ yang relatif besar, berapa yang diterima oleh lembaga? Begitu juga keluhan masyarakat pada bantuan hibah tempat ibadah di Kesra.
“Pengadminiatrasian harus ramping tapi valid,” pungkasnya. (adv/sbi/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




