Peresmian Rumah Singgah Mustahik di Sidoarjo.
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Baznas RI meresmikan Rumah Singgah Mustahik di Kota Delta sebagai fasilitas sosial bagi keluarga pasien, peserta pelatihan, dan masyarakat yang tengah menghadapi kondisi darurat sosial. Peresmian berlangsung di Jalan Candi Besar, Rabu (8/10/2025).
Acara dihadiri langsung oleh jajaran pejabat Baznas tingkat pusat hingga pemerintah daerah setempat. Prosesi ditandai dengan pemotongan pita, serta penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya operasional rumah singgah.
BACA JUGA:
- Baznas Jatim Buka Seleksi Calon Pimpinan 2026-2031, Catat Jadwal dan Syaratnya
- IJTI Blitar Raya dan Baznas Ajak Anak Yatim Belanja Lebaran
- Bupati Gresik Lepas Kampanye Zakat Lewat Angkot, 50 Sopir Terima Bantuan
- Cap Go Meh di Sidoarjo, Kolaborasi Siantar Top dan Baznas Serahkan Santunan ke 1.700 Anak Yatim
“Ini bukan sekadar rumah singgah, tapi rumah kasih. Di sinilah kita buktikan bahwa zakat tidak berhenti di amalan ritual, melainkan menjadi solusi konkret atas penderitaan manusia. Setiap kamar di tempat ini adalah bentuk rahmat Allah yang mengalir melalui tangan-tangan yang peduli,” kata Ketua Baznas RI, Noor Achmad.
Rumah singgah ini berdiri di atas lahan seluas 200 meter persegi dan dilengkapi 8 kamar tidur berukuran 4x4 meter dengan kamar mandi dalam.
Fasilitas ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi keluarga pasien rumah sakit mitra, peserta program pelatihan Baznas, serta masyarakat terdampak bencana atau krisis sosial.
Dana pembangunan senilai lebih dari Rp700 juta berasal dari Baznas RI, sementara pengelolaan operasional harian dilakukan oleh Baznas Sidoarjo. Kolaborasi ini mencerminkan sinergi antara Baznas pusat dan daerah dalam tata kelola zakat yang transparan dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Baznas Jawa Timur, Ahsanul Haq, menyebut rumah singgah ini sebagai model percontohan nasional dalam pemanfaatan zakat yang berorientasi pada kesejahteraan umat.






