Warga Graha Famili Tolak Perubahan Fasum Jadi Kafe, Minta Pemkot Surabaya Bertindak

Warga Graha Famili Tolak Perubahan Fasum Jadi Kafe, Minta Pemkot Surabaya Bertindak Pembangunan The Nook, Surabaya.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Penolakan warga Perumahan Graha Famili, Wiyung, terhadap rencana alih fungsi lahan fasilitas umum (fasum) menjadi area komersial Café The Nook semakin kuat.

Berdasarkan rekapitulasi kuesioner yang dilakukan pengurus lingkungan, mayoritas warga menolak proyek tersebut karena dinilai melanggar aturan dan mengganggu ketertiban kawasan perumahan.

Perwakilan RT Graha Famili, Alexander, menyampaikan bahwa tingkat persetujuan warga terhadap perubahan fasum berada di bawah 10 persen. Ia menegaskan, data yang dihimpun berasal dari pemilik sah unit rumah, bukan penyewa.

“Dari hasil rekap kami, yang menyetujui perubahan fasum menjadi area komersial Café The Nook jumlahnya di bawah 10 persen. Kami juga sudah menyingkirkan data dari penyewa agar hasilnya valid,” ucapnya, Senin (6/10/2025).

Kuesioner disebar kepada ratusan warga melalui grup WhatsApp RT, dan secara langsung di Monopole Cafe Graha Famili. Formulir tersebut mencantumkan nama, alamat, status kepemilikan, serta pilihan setuju atau tidak setuju terhadap perubahan fungsi fasum.

Alexander mempertanyakan klaim PT Sanggar Asri Sentosa (SAS) selaku pengembang yang menyebut telah memperoleh persetujuan dua pertiga dari pemilik lahan. Menurutnya, klaim tersebut tidak sesuai dengan hasil survei lapangan.

“Kalau syarat perubahan fasum itu harus disetujui dua pertiga dari pemilik lahan, kami ingin tahu bagaimana cara PT SAS bisa mengklaim telah mendapatkan persetujuan sebanyak itu. Karena berdasarkan survei kami, datanya jauh dari angka tersebut,” paparnya.

Ia merujuk pada Peraturan Wali Kota Nomor 52 Tahun 2017 tentang Pedoman Teknis Pengendalian Pemanfaatan Ruang untuk Pendirian Bangunan. Dalam Pasal 15 ayat (4) disebutkan bahwa perubahan rencana tata bangunan hingga penerbitan SKRK harus mendapat persetujuan minimal dua pertiga dari pemilik lahan yang telah terjual.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Mobil Angkot Terbakar di Jalan Panjang Jiwo, Sopir Luka Ringan':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO