Pemkab Sidoarjo Beri Pendampingan Psikologis Korban dan Keluarga Tragedi Ponpes Al Khoziny

Pemkab Sidoarjo Beri Pendampingan Psikologis Korban dan Keluarga Tragedi Ponpes Al Khoziny Wabup Mimik Idayana saat menemui wali santri korban musibah Ponpes Al Khoziny, Kamis (2/10/2025). (Ist)

Oleh karenanya harus ikhlas menerimanya meski sangatlah berat. Namun ia tetap berdoa agar santri dapat ditemukan dengan kondisi selamat.

“Untuk orang tua yang mengalami musibah ini untuk lebih iklhas, tawakal lagi kepada Allah karena semua ini takdir Allah dan kita sama-sama berdoa agar semua ini tidak terjadi lagi,” harapnya.

Diketahui, Tim SAR gabungan akhirnya menggunakan alat berat dalam proses evakuasi korban runtuhnya bangunan mushola Buduran, pada Kamis (2/10/2025).

Langkah itu diambil setelah para wali santri sepakat proses evakuasi dilanjutkan menggunakan alat berat dihari keempat pencarian.

Diketahui, musala tiga lantai ambruk pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat kejadian, sejumlah santri sedang melaksanakan salat Ashar berjemaah. Akibat kejadian, reruntuhan bangunan beton tersebut menimpa para santri yang tengah beribadah.

Tim SAR gabungan Basarnas, BNPB, TNI, Polri, dan relawan terus melakukan evakuasi hingga Kamis (2/10/2025).

Berdasarkan data BNPB, korban yang terdata sebanyak 108 orang, terdiri dari 103 dalam kondisi selamat dan dirawat di sejumlah rumah sakit, lima orang meninggal dunia dan diduga puluhan lainnya masih belum ditemukan. (sta/msn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO