Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Jatim, Aftabuddin Rijaluzzaman, saat meninjau salah satu stan UMKM di Jatim Fest 2025.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Jawa Timur kembali menegaskan perannya sebagai poros kebangkitan ekonomi nasional melalui penyelenggaraan Jatim Fest 2025.
Festival ekonomi kreatif bertema 'UMKM Tumbuh, Ekonomi Bangkit' ini digelar di Exhibition Mal Grand City Surabaya, mulai 1-5 Oktober 2025, dengan tujuan menyatukan potensi lokal, budaya, dan inovasi.
BACA JUGA:
- Khofifah Pantau Stok Bahan Pokok di Pasar Bojonegoro, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
- Tinjau Pasar Banjarejo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Stabil Jelang Idul Adha 2026
- Pastikan Stok Hewan Kurban Cukup, Gubernur Khofifah Tinjau Koperasi Ternak di Lamongan
- Program Bongkar Ratoon Tebu Dimulai di Desa Pinggirsari
Gubernur Khofifah secara resmi membuka Jatim Fest 2025 dengan menekan tombol sirine yang sekaligus menampilkan logo baru Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur.
Kabiro Perekonomian Setdaprov Jatim, Aftabuddin Rijaluzzaman, menyampaikan bahwa Jatim Fest bukan sekadar ajang pameran, melainkan wujud semangat baru pascapandemi dan respons terhadap tantangan ekonomi global.
Jatim Fest 2025 menampilkan 3 sektor utama yang menjadi kekuatan ekonomi kreatif Jawa Timur, yaitu Wastra (tekstil tradisional), Makanan dan Minuman (Mamin), serta Heritage atau warisan budaya.
“Kami ingin menciptakan pengalaman pameran yang terbuka, komunikatif, dan edukatif,” kata Kabiro Perekenomian Setdaprov Jatim.
Untuk mendukung hal tersebut, pameran tahun ini menerapkan konsep open booth, menggantikan sekat-sekat kecil.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




