Polisi saat melakukan olah TKP di kandang sapi warga
BLITAR,BANGSAONLINE.com - Aksi dugaan pencurian ternak sapi di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto berhasil digagalkan warga pada Rabu malam (24/9/2025).
Sebanyak empat ekor sapi yang sempat hilang dari kandang ditemukan kembali tak jauh dari lokasi.
BACA JUGA:
- Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Diduga Jadi Korban TPPO, Polisi Selidiki Jaringan Pelaku Mucikari
- Diduga TPPO, Siswi 14 Tahun di Kota Blitar Jadi Pemuas Pria Hidung Belang, Polisi Amankan Mucikari
- Polsek Panggungrejo Blitar Gencarkan Sambang Poskamling, Warga Diajak Aktif Ronda Malam
- Polisi Ringkus Pembobol Sekolah di Blitar
Peristiwa itu bermula sekitar pukul 20.00 WIB ketika Mujianto bersama istrinya, Astutik, memberi makan sapi di kandang yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah.
Saat tiba, keduanya mendapati seekor sapi milik tetangga mereka, Kariyani, sudah tidak ada di kandang.
Kecurigaan makin kuat ketika diketahui tiga ekor sapi lain milik Sukani, Wakidi, dan Katiyem juga lenyap.
“Istri saksi kemudian mencari dan menemukan seekor sapi dalam kondisi terjatuh di dekat kandang Katiyem, diduga karena ditinggalkan pelaku saat berusaha membawa kabur,” jelas Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi, dalam keterangannya, Kamis (25/9/2025).
Warga yang berdatangan lantas melakukan pencarian bersama. Dua ekor sapi ditemukan dalam keadaan terikat di pohon jati di lokasi berbeda, masing-masing berjarak sekitar 100 dan 150 meter dari kandang. Sedangkan seekor sapi lainnya berhasil diamankan warga saat terlepas.
“Dari hasil olah TKP, diduga sapi-sapi tersebut sengaja diikat di lokasi yang memiliki akses jalan truk, untuk memudahkan pelaku melakukan pengangkutan,” tambah Ipda Putut.
Meski berhasil digagalkan, keberadaan pelaku hingga kini belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan terkait dugaan percobaan pencurian ternak tersebut.
Adapun lokasi kandang para warga berada di area bekas lahan tebu, sekitar 500 meter dari jalan aspal utama. Jalur tersebut hanya dapat dilalui kendaraan truk dengan kondisi jalan menanjak.
“Kasus ini tetap kami tindaklanjuti. Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan kandang, terutama yang letaknya jauh dari rumah,” tegas Ipda Putut. (ina/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




