Benny Irawan, kepala BRIDA Sumenep
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Sumenep memperkenalkan inovasi bernama SIMBRIDA (Sistem Informasi Badan Riset dan Inovasi Daerah) pada Rabu (10/9/2025).
Sistem layanan publik berbasis digital yang terintegrasi tersebut bisa diakses dalam satu kanal daring melalui https://brida.sumenepkab.go.id.
BACA JUGA:
- Harga Garam di Gili Raja Sumenep Turun Saat Musim Produksi Mulai Ramai
- 1.356 CJH Sumenep Berangkat ke Tanah Suci, Wabup Ingatkan Cuaca Ekstrem di Makkah
- YBM PLN Salurkan Bantuan Ternak Kambing untuk Buruh Serabutan di Sumenep
- Sambut Musim Tanam Tembakau, Petani Sumenep Mulai Semai Bibit, Harga Capai Rp50 Ribu per Ikat
Kepala Brida Sumenep, Benny Irawan mengatakan, SIMBRIDA tidak sekadar menjadi platform administrasi, tetapi dirancang sebagai hub utama untuk mendukung ekosistem riset dan inovasi lokal.
“Dengan SIMBRIDA, kita ingin menghadirkan layanan yang sederhana, transparan, dan cepat bagi masyarakat akademik, peneliti, hingga pelaku inovasi. Semua bisa diakses dalam satu pintu layanan digital,” ujarnya.
Dalam tahap awal, SIMBRIDA menyediakan empat jenis pelayanan yang difokuskan pada kebutuhan mendesak masyarakat riset dan inovasi, antara lain:
1. Pengajuan Riset: memfasilitasi para akademisi dan peneliti yang hendak mengajukan penelitian di wilayah Kabupaten Sumenep.
2. Pengajuan Inovasi: wadah bagi masyarakat maupun instansi yang ingin mendaftarkan karya inovatif sebagai bagian dari pengembangan daerah.
3. Pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI): mendukung perlindungan hukum atas karya cipta dan inovasi masyarakat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




