Gubernur Khofifah saat memimpin apel. Foto: DEVI FITRI AFRIYANTI/BANGSAONLINE
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah menggelar apel bersama seluruh ASN Pemprov Jatim di halaman Kantor Sekretariat Daerah, Senin (8/9/2025).
Dalam kesempatan tersebut, ia menyerahkan bantuan ganti rugi kepada ASN yang terdampak kebakaran Gedung Negara Grahadi saat aksi demonstrasi pada akhir Agustus lalu.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Sebut EJIES 2026 Jadi Pusat Inovasi Pendidikan Terbesar di Jatim
- Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji Embarkasi Surabaya, Gubernur Khofifah: Jaga Kesehatan dan Ibadah
- Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP Bekerja ke Luar Negeri
- Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Gubernur Khofifah Ingatkan Generasi Alfa Harus Siap Hadapi Era AI
Bantuan diberikan kepada Erwin Sugiarta (Rp20 juta), Doni (Rp10 juta), dan Wahyu (Rp5,5 juta). Erwin kehilangan sepeda motornya yang dibakar massa, sementara Wahyu kehilangan tabungan yang rencananya digunakan untuk tahlilan 40 hari ibunya.
“Jadi yang terkonfirmasi Erwin, memang ada bangkai motornya. Saya minta didata, ternyata banyak. Ada juga Pak Wahyu, itu tabungannya untuk 40 hari Ibunya itu juga terbakar,” kata Khofifah.
Apel ini juga menandai berakhirnya kebijakan flexible working arrangement bagi ASN pasca-demonstrasi. Khofifah menyampaikan, seluruh pegawai kini kembali bekerja penuh waktu sesuai penugasan masing-masing.
“Hari ini kita memulai kembali kerja full time sesuai dinamika penugasan di masing-masing institusi,” katanya.
Ia menambahkan, penugasan di titik-titik kerja memiliki risiko dan jam kerja yang tidak selalu terikat waktu. Penyesuaian akan dilakukan sesuai regulasi, termasuk penghitungan disparitas penerimaan antar pegawai.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




