BPJS Kesehatan Mojokerto Dorong Skrining dan Prolanis untuk Cegah Penyakit Sejak Dini

BPJS Kesehatan Mojokerto Dorong Skrining dan Prolanis untuk Cegah Penyakit Sejak Dini Salah satu peserta JKN dari Mojokerto, Muslihah.

“Layanan promotif dan preventif ini bisa diakses di FKTP tempat peserta terdaftar. Prosesnya pun cukup mudah, peserta hanya perlu mendatangi FKTP dan menanyakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan,” ucap Elke.

Salah satu peserta JKN asal Mojokerto, Maslihah (49), turut membagikan pengalamannya dalam memanfaatkan layanan skrining kesehatan. Ia dibantu oleh anaknya untuk mengisi formulir skrining riwayat kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN.

“Waktu itu anak saya mencoba untuk isi skrining riwayat kesehatan di aplikasi Mobile JKN, yang sebelumnya anak saya melakukan juga. Caranya cukup mudah, waktu itu hanya mengisi formulir sesuai kondisi yang dialami. Dari situ, kami bisa tahu faktor risiko yang dimiliki dan langkah apa yang sebaiknya dilakukan,” tuturnya.

Ia mengaku layanan ini membuatnya lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan meski dalam kondisi tubuh yang masih sehat. 

Maslihah menilai program ini sebagai bukti bahwa Kesehatan tidak hanya hadir untuk menanggung biaya pengobatan, tetapi juga membantu masyarakat tetap sehat dan mengantisipasi timbulnya penyakit.

“Saya merasa sangat terbantu, karena layanan ini bisa diakses siapa saja, tidak hanya orang yang sedang sakit. Justru kita yang sehat bisa memanfaatkannya untuk mengantisipasi risiko penyakit. Jadi lebih tenang, karena ada langkah pencegahan yang jelas," ujarnya. 

"Harapan saya, masyarakat yang sehat juga bisa memanfaatkan layanan skrining kesehatan ini. Karena menjaga kesehatan lebih baik dilakukan sejak dini, bukan menunggu sampai sakit. Kalau masyarakat yang sehat rutin ikut skrining, tentu akan lebih mudah mencegah penyakit datang,” imbuhnya. (ris/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO