Fragmen Kepala Ganesha yang telah ditemukan. (Ist).
KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Benda peninggalan budaya koleksi Museum Bagawanta Bhari, Kabupaten Kediri, berupa fragmen Kepala Ganesha yang hilang dalam aksi pembakaran dan penjarahan di Komplek Kantor Pemkab Kediri, ditemukan.
Fragmen Kepala Ganesha itu ditemukan Ahmad Rifki Fahrudin dan Salman Alfarizzi, dua pelajar SMK Negeri 1 Ngasem di sekitar lokasi parkiran motor dekat sekolahnya, Kamis (4/9/2025) pagi.
BACA JUGA:
- Ponpes Al-Falah Ploso Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026
- Bayi Perempuan yang Diduga Dibuang di Ngasem Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Orang Tua
- Nama Tunggal di SK, Rais Aam Putuskan Lokasi Munas-Konbes NU di Ponpes Alfalah Ploso Kediri
- Libur Panjang Iduladha, Stasiun Kediri Layani Lebih dari 13 Ribu Penumpang
Begitu mengetahui dari media sosial benda yang ditemukan merupakan fragmen Kepala Ganesha yang hilang, siang harinya keduanya menyerahkan penemuannya itu ke Pemerintah Kabupaten Kediri.
Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi mengapresiasi tindakan yang dilakukan kedua pelajar itu.
"Memang adik-adik ini memiliki sifat yang baik, mereka mau mengantarkan ke sini," kata Mustika.
Menurut Mustika, Fragmen Kepala Ganesha yang telah kembali itu tidak mengalami kerusakan. Berkaca dari kejadian yang terjadi, sebagaimana arahan bupati, diharapkan nantinya semua benda-benda budaya yang ada dapat disimpan di museum yang lebih representatif dan aman.
Museum yang dimaksud berada di Jalan Totok Kerot, Menang, Kecamatan Pagu tak jauh dari petilasan Sri Aji Joyoboyo. Di museum tersebut nantinya benda peninggalan budaya akan ditata berdasarkan story line.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




