Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Forkopimda saat memberi keterangan kepada wartawan.
"Tidak ada jam malam, tapi kami imbau jika di atas jam 12 malam silakan pulang. Untuk pelayanan, kami tetap berjalan. Apabila masyarakat membutuhkan silakan datang ke Polres Kediri Kota," jelasnya.
Terkait dengan perkembangan penanganan pasca aksi demontrasi yang anarkis, Anggi menegaskan pihaknya telah mengamankan 14 orang yang diduga sebagai pelaku perusakan dan pembakaran Gedung DPRD Kota Kediri.
"Hingga saat ini, kami telah mengamankan 14 orang. Kami masih dalami siapa aktor intelektual di balik ini," ucapnya kepada awak media.
Komandan Kodim 0808, Letkol Inf Ragil Jaka Utama, menambahkan dari TNI siap membantu kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban Kota Kediri.
Ragil mengatakan, personel Kodim 0808 total berjumlah 1.700 dari Kodim dan Brigif. Semua mencegah agar tidak terjadi aksi anarkis di Kota Kediri.
"Kita siap mendukung pemerintah daerah dan kepolisian. Saya ingatkan, jangan coba-coba untuk melakukan aksi anarkis di Kota Kediri. Kita sama-sama menjaga Kota Kediri," imbuhnya.
Sedangkan Ketua DPRD Kota Kediri, Firdaus, mengajak seluruh pihak untuk menjaga Kota Kediri.
"Kota Kediri harus tetap aman, nyaman, tentram, serta bersatu untuk Kota Kediri," ucapnya.
Sementara terkait dengan terbakarnya gedung kantor DPRD, Firdaus mengungkapkan aktivitas pekerjaan akan terus berjalan. Untuk rapat-rapat bisa dilakukan melalui zoom atau memanfaatkan gedung pemerintah. (uji/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




