
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) kembali dilanjutkan. Kali ini, rangkaian kegiatan Bunga Desaku yang kedua di Kecamatan Arjasa menghadirkan program Gerakan Pangan Murah.
Acara tersebut digelar di KL Nature Park, Desa Kemuning Lor, bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita.
Dalam sambutannya, Ning Ghyta menekankan bahwa Gerakan Pangan Murah ini adalah bentuk nyata perhatian pemerintah untuk merespons kekhawatiran masyarakat terhadap tingginya harga barang kebutuhan pokok.
"Jember memiliki potensi yang sangat besar. Kini, kita sebagai warga Jember harus merasa bangga menjadi bagian dari daerah ini, untuk Jember, dan demi Jember. Gerakan pangan murah ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk mendukung masyarakat," ungkap Ning Ghyta.
Ia juga secara langsung bertanya mengenai harga-harga barang yang dijual di acara tersebut. Minyak goreng misalnya, dijual dengan harga Rp15.000. Kemudian gula pasir Rp16.500, dan beras premium 5 kilogram dari Bulog Rp58.000.
"Ini sangat terjangkau, ibu-ibu silakan belanja sebanyak-banyaknya," ujarnya sambil tersenyum, disambut tepuk tangan meriah dari pengunjung.
Acara ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Jember, Bulog, dan berbagai instansi terkait, yang berkolaborasi untuk memberikan masyarakat akses terhadap pangan yang terjangkau dan berkualitas.
Selain sekedar bazar murah, Ning Ghyta menekankan bahwa gerakan ini bertujuan untuk menurunkan angka stunting, meningkatkan gizi keluarga, serta mengurangi angka kematian ibu dan bayi.
"Kami berharap Gerakan Pangan Murah ini dapat memberikan manfaat lebih bagi masyarakat, tidak hanya membantu mengurangi beban ekonomi, tetapi juga berkontribusi untuk membentuk generasi yang lebih sehat dan kuat bagi masa depan Jember," tuturnya.
Di akhir pidatonya, Ning Ghyta mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung keberhasilan program Gerakan Pangan Murah ini.
"Mari kita bersama-sama menjaga keberlanjutan program ini, agar kita bisa mewujudkan impian Jember Baru yang lebih baik dan lebih sejahtera," ajaknya. (nga/yud/rev)