
KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Pasuruan H. Adi Wibowo menghadiri Festival Film Pendek Pelajar SD-SMP sederajat se-Kota Pasuruan dan Try Out Svara Savaka bertempat di Gedung Kesenian Darmoyudho Kota Pasuruan, Jum'at (29/8/2025) malam.
Masa produksi film pendek dilaksanakan tanggal 8 sampai 22 Agustus 2025 diikuti 76 peserta yang berasal dari sekolah SD dan SMP negeri/swasta se-Kota Pasuruan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Adi berharap film pendek hasil karya anak-anak ini dapat menginspirasi, utamanya meresapi pesan apa yang disampaikan.
"Selain kita menyaksikan hasil karya anak-anak kita, film pendek harapannya menginspirasi pesan-pesan apa yang ingin disampaikan oleh anak-anak kita bersama para guru. Karena hari ini era digitalisasi pesan-pesan yang disampaikan tidak hanya pidato, tetapi pesan-pesan yang lebih elegan dengan film pendek," ujar wali kota yang karib disapa Mas Adi ini.
Ia menyampaikan, festival film pendek digelar dengan tujuan mendorong kreativitas pelajar. Sekaligus dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
"Kita ingin mendorong bagaimana anak-anak kita, utamanya di dunia pendidikan, yaitu jas merah, jangan lupakan sejarah," ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Adi juga menekankan pentingnya meningkatkan sumber daya manusia yang menjadi kunci kemajuan dari sebuah negara.
"Apalagi dunia pendidikan, kalau kita belajar dari negara maju, kuncinya adalah sumber daya manusia. Maka hari ini dunia pendidikan kita juga tidak bisa kita bandingkan sepuluh, dua puluh, bahkan lima puluh tahun yang lalu. Hari ini kita dihadapkan dunia pendidikan yang lebih demokratis, yang lebih inklusif, dengan perkembangan teknologi, perkembangan ilmu pengetahuan, yang cukup cepat dan luar biasa," beber Adi.
Karena itu, ia mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang selama ini juga berseiring dengan Dewan Pendidikan merumuskan desain pendidikan untuk penguatan pada SDM.
"Harus mencerdaskan kehidupan bangsa, mencerdaskan anak-anak kita, tapi tanpa menanggalkan aspek yang prinsip yaitu bagaimana ahlak dan moral yang harus kita jaga," pungkasnya. (par/rev)