Viral! Emak-emak di Surabaya Patok Tarif Sumbangan Agustusan

Viral! Emak-emak di Surabaya Patok Tarif Sumbangan Agustusan Rekaman kamera pengawas saat emak-emak di Surabaya palak Toko Pods Authentic di Jalan Gemblongan, Surabaya bermodus sumbangan Agustusan. Foto: Dok. Istimewa.

Mengutip Detik.com, Kevin membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut, seharusnya sumbangan itu seikhlasnya, bukan mematok tarif.

"Jadi sebenarnya nominalnya itu memang seikhlasnya ya. Ketika saya ngomong bahwa nominal yang saya sanggup itu sekitar Rp 5-10 ribu, ibu ini bilang ya enggak bisa ngasih segitu. Ya saya pun juga minta maaf ke ibunya. Kenapa saya minta maaf? Ya karena saya baru mampu segitu," ujar Kevin, Senin (11/8/2025).

"Ya saya minta maaf, tapi ibunya sendiri di sini enggak mematok nominalnya berapa. Mungkin karena singkat cerita saya sendiri juga kepancing emosi, saya tanya ke ibunya, wajibkah saya yang membayar Rp 500 ribu sebagai sumbangan? Ibu itu mengatakan sebanyak tiga kali, wajib," tambahnya.

Ia juga beralasan kenapa memberikan sumbangan dengan nominal Rp5-10 ribu. Karena, menurutnya, kejadian serupa bukan pertama kalinya. Bahkan, tahun-tahun sebelumnya, juga meminta sumbangan yang sama dan diberikan Rp25 ribu, meski dibalas dengan omelan dengan pemintanya.

"Sering dimintai seperti ini. Justru sudah sering, makanya prepare uang Rp 10 ribu. Minta sumbangan ekspetasi saya segitu. Kalau bilangnya iuran 17an, saya nggak ngasih segitu (Rp 10 ribu), lebih," jelasnya.

Kevin juga mengaku sudah dimediasi oleh Wakil Wali Kota Surabaya Armuji. Hasilnya, sudah berdamai dengan dua dari tiga emak-emak tersebut. Tetapi dia ia juga diminta membuat video klarifikasi usai viral.

"Dari tiga (orang), dua hasil akhirnya berdamai, tapi yang satu agak keras hati, khususnya yang teriak. Saya pun juga disuruh bikin video klarifikasi sama mereka, tapi ya ngapain saya bikin video klarifikasi kalau saya nggak salah," pungkasnya. (rif)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO