Ketua Harian Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok Kediri, Kushartono (kiri) saat menyerahkan cenderamata kepada Sujiwo Tejo. Foto: Ist.
"Untuk sejarawan Prof. Anhar Gonggong insya Allah siap hadir. Pakar tata negara siap hadir dari Universitas Bung Karno. Adapun untuk Kementerian Kebudayaan kami telah bersurat ke Menteri Kebudayaan, Pak Fadzhon," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, panitia menyerahkan buku dan majalah sebagai cenderamata kepada Sujiwo Tejo.
Sujiwo Tejo sendiri menyampaikan ketertarikannya untuk hadir, terutama karena acara nantinya juga menampilkan Wayang Gandrung, yang ingin disaksikan secara langsung.
"Meskipun beliau tidak memberi janji, jika tidak ada halangan, insya Allah akan hadir. Apalagi beliau pernah menyampaikan ingin sekali melihat Wayang Gandrung," ucap Kushartono.
Ditambahkan Kushartono, acara ruwatan negara dalam rangka mensyukuri hari berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 18 Agustus 2025 di Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok.
"Ada beberapa rangkaian kegiatan saat ruwatan negara itu, antara budaya, spiritual, dan kebangsaan yang melibatkan tokoh-tokoh dari berbagai elemen bangsa," tutup Kushartono. (uji/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




