Gubernur Khofifah saat berada di Wisata Bukit Kayoe Putih, Kabupaten Mojokerto.
Penerima berasal dari pemerintah kabupaten, BUMN/BUMD/BUMS, NGO, sekolah, dan aktivis lingkungan. Selain itu, Khofifah meluncurkan An-Nahl Science Techno Park dan sistem SIPUHH-R, sebagai inisiatif ekonomi baru dari budidaya lebah madu.
Ditekankan pula pentingnya menyiapkan layanan pariwisata yang lebih baik, khususnya bagi wisatawan asing.
“Jadi animo masyarakat luar negeri terhadap pariwisata Jawa Timur, khususnya Bromo, luar biasa. Marketnya sangat besar, maka bersama kita harus menyiapkan format,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan juga penanaman bibit pohon maja dan pule sebagai bagian dari Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL).
“Apa yang kita tanam akan jadi sedekah oksigen kita. Maka semakin banyak kita tanam pohon di bumi ini, semakin banyak sedekah kita oksigen,” ucap Khofifah.
Ia juga menyempatkan diri bercengkrama dengan peserta Forest Education Day dan mengunjungi 12 stan produk unggulan KTH. Ia juga menyerahkan Alat Ekonomi Produktif (AEP) kepada KTH dan melepas ekspor komoditas kehutanan senilai Rp5 miliar ke Korea Selatan, Jepang, Amerika Serikat, dan Malaysia. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




