Rabu, 15 Juli 2020 15:17

Pawai Muslim dan Kirab Agung Meriahkan Tahun Baru Islam 1437 H di Mojokerto

Sabtu, 17 Oktober 2015 11:17 WIB
Editor: abdurrahman ubaidah
Wartawan: yudi eko purnomo
Pawai Muslim dan Kirab Agung Meriahkan Tahun Baru Islam 1437 H di Mojokerto
Salah satu peserta mempersiapkan penampilan terbaiknya. (foto: dokumentasi 2014)

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kota dan Kabupaten Mojokerto siang ini disuguhi serangkaian pesta tradisi akbar. Yakni, Pawai Muslim Nusantara dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1437 Hijriyah dan Ruwat Agung Nuswantara Majapahit 1949 Saka. Dua perhelatan akbar ini digelar serentak di dua tempat terpisah mulai jam 12.00 WIB dan 14.00 WIB.

Pawai Muslim Nusantara dilepas oleh Walikota Mas’ud Yunus di Jalan Benteng Pancasila tepatnya di depan Kantor KPU Kota Mojokerto. Lebih dari 35 kelompok peserta dari kategori SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK, pondok pesantren dan TPQ akan mengikuti pawai tersebut. Rute yang ditempuh peserta dengan berjalan kaki ini berjarak 2,5 km.

Pawai ini menjadi agenda tahunan Pemerintah kota Mojokerto. “Pawai Muslim Nusantara menampilkan umat muslim dari seluruh nusantara. Di sini akan ditampilkan bagaimana muslim dari Aceh hingga muslim dari Papua. Menunjukkan muslim tanah air dari beragam suku tapi selalu rukun berdampingan,” kata Walikota Mas’ud Yunus.

Masing-masing kelompok peserta yang berpartisipasi terdiri dari 30 orang dengan memakai baju adat nusantara. Tak hanya sekedar tampil, masing-masing kelompok juga dinilai keindahan, kerapian dan kekompakan atraksi untuk selanjutnya dipilih oleh juri peserta terbaik dan memperebutkan uang pembinaan senilai total 14 juta rupiah.

Di sisi lain, Ruwat Agung Nuswantara Majapahit, merupakan pelestarian budaya Mojopahit yang akan berlangsung selama tiga hari, yakni 15, 16 dan 17 Oktober 2015.

“Mojokerto dikenal sebagai tlatah petilasan kerajaan Majapahit, kerajaan besar yang telah mempersatukan nusantara. Jadi, kegiatan ini juga merupakan bentuk upaya melestarikan budaya Majapahit yang adiluhung,” jelas Didik Khusnul Yakin, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar kabupaten Mojokerto.

Didik menjelaskan, ada beberapa agenda kegiatan yang bisa diikuti oleh masyarakat. Seperti unduh-unduh Patirtaan, Ruwatan Massal, Pagelaran Wayang kulit, dan puncaknya adalah Kirab Agung Nuswantara.

Kegiatan diawali dengan Festival Macapat yang diselenggarakan di Pendopo Agung Trowulan pada hari Kamis, tanggal 15 Oktober. ”Festival ini ada dua bagian. Pertama, Festival Macapat pelajar yang diselenggarakan pagi hari. Sementara malamnya, para budayawan akan meramaikan Gebyar Macapat-nya,” kata Didik. Selanjutnya adalah Unduh-unduh Patirtaan yang berlangsung pada dini hari. Para budayawan akan mengambil air dari tujuh sumber mata air, yang kemudian dicampur menjadi satu.

Di hari kedua, Jumat 16 Oktober, pagi harinya akan berlangsung Ruwatan Massal, yang juga diikuti noleh masyarakat umum. Bagi masyarakat yang ingin diruwat, bisa mendaftarkan diri di Disporabudpar atau di pendopo Agung. Penyelenggara menyediakan kuota sebanya 200 orang, untuk acara ruwatan missal ini. Sementara malam harinya akan dilangsungkan pagelaran wayang kulit dengan lakon ”Murwakala”.

Sedangkan puncak rangkaian acara ini adalah berlangsungnya kegiatan Kirab Agung Nuswantara pada hari Sabtu, 17 Oktober 2015. ”Tahun ini pesertanya lebih banyak. Masing-masing kecamatan di kabupaten Mojokerto akan menampilkan perwakilan dan budayanya masing-masing. Juga ada dari kalangan pelajar, instansi dan perbankan dll,” terang Didik.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 15 Juli 2020 12:17 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...