Jajaran redaksi beserta pimpinan BANGSAONLINE, bersama dengan Plt Sekretaris ESI Tulungagung, Moch. Shiva Rosyadi, dan anggota Fraksi PAN DPRD Tulungagung , Rijal Abdulloh. Foto: BANGSAONLINE
"Karena seperti di sekolah saya sendiri mengajar, stigma wali murid bahkan guru-guru masih banyak yang melihat main Mobile Legends itu bikin kecanduan dan nggak ada manfaatnya," tambahnya.
Mendengar hal itu, anggota DPRD Tulungagung, Rijal Abdulloh membenarkan stigma pelajar dan main Mobile Legends yang masih sulit diterima oleh para orang tua.
Ia pun menyambut baik Turnamen Mobile Legends Piala Rizki Sadig yang bakal digelar 23-24 Agustus 2025.
"Ini bagus, saya dukung penuh. Kalau dari konsep dan hadiah yang ditawarkan, harapannya bisa mendobrak stigma kecanduan, jadi ngegim itu bisa bawa prestasi untuk sekolah," ungkap Rijal dengan semangat.
Anggota DPRD Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu optimis, turnamen bakal berlangsung meriah.

Plt Sekretaris ESI Tulungagung, Moch. Shiva Rosyadi, saat berbincang dengan anggota Fraksi PAN DPRD Tulungagung, Rijal Abdulloh
Ditambah, menurut Rijal, panitia BANGSAONLINE yang merupakan generasi milenial ini sudah klop dengan konsep Turnamen yang anak muda banget.
"Sekolah-sekolah harusnya nggak melewatkan kesempatan ini. Mobile Legends sekarang lagi booming dan bisa jadi titik balik bangkitnya E-sport Tulungagung," selorohnya.
Koordinasi oleh tim panitia sekaligus redaksi yang dipimpin Revol Afkar masih berlanjut. Setelah ini Revol CS bakal bertemu Ketua MKKS atau Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Tulungagung untuk sosialisasi dan memantapkan konsep acara. (van/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




