Mereka datang untuk mengikuti Public Speaking Day yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Universitas Pangeran Diponegoro.
Ia mengungkapkan, ada lebih dari 200 peserta, terdiri dari kalangan pelajar SMA/sederajat, mahasiswa dari berbagai kampus, serta masyarakat umum.
"Kami berharap acara ini, yang merupakan program lanjutan dari Himpunan Mahasiswa Prodi KPI dan MD, akan membantu peserta mengembangkan keterampilan komunikasi softskill," tuturnya.
Priyanto berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara tersebut. Tak terkecuali kepada para peserta yang hadir.
Acara berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab, di mana beberapa peserta mengajukan pertanyaan menarik seputar cara mengatasi gugup, hingga amalan apa saja saat menyampaikan materi dakwah atau presentasi agar menghilangkan kegugupan.
Tak hanya itu, dua peserta juga diberi kesempatan untuk langsung mempraktikkan kemampuan public speaking mereka di hadapan audiens. Penampilan keduanya disambut dengan tepuk tangan dan masukan membangun dari Ustadz Soniful.
Acara diakhiri dengan foto bersama antara narasumber dan seluruh peserta.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa komunikasi publik yang baik adalah keterampilan yang bisa dilatih. Selain itu, mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki peran penting dalam membumikan literasi komunikasi yang cerdas dan santun. (tal/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




