Anwar Sadad. Foto: Gerindra
Pada Jumat, 6 September 2024, tim penyidik menggeledah rumah dinas mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar yang juga Ketua DPW PKB Jawa Timur. Rumah Abdul Halim Iskandar di kawasan Jakarta Selatan.
Dari rumah kakak kandung A. Muhamin Iskandar itu tim penyidik mengamankan uang tunai dan barang bukti elektronik.
Abdul Halim Iskandar sebelumnya juga telah diperiksa tim penyidik pada Kamis, 22 Agustus 2024. Dia didalami terkait dengan pengetahuan hibah dana atau dana hibah dari APBD Provinsi Jatim ke Pokmas.
Pada Jumat, 12 Juli 2024, KPK resmi mengumumkan pengembangan kegiatan tangkap tangan yang dilakukan terhadap Sahat Tua Simanjuntak selaku Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim periode 2019-2024 dkk oleh KPK pada Desember 2022 lalu ini.
KPK juga telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) pada Jumat, 5 Juli 2024 dengan menetapkan 21 tersangka. Namun demikian, KPK belum resmi mengungkapkan identitas para tersangka dimaksud.
Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi, mereka yang telah ditetapkan tersangka, yakni Kusnadi, Ketua DPRD Provinsi Jatim dari PDIP periode 2019-2024, Achmad Iskandar, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim dari Partai Demokrat periode 2019-2024, Anwar Sadad, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim dari Partai Gerindra periode 2019-2024, Mahhud, anggota DPRD Provinsi Jatim dari PDIP periode 2019-2024.
Lalu Fauzan Adima, Wakil Ketua DPRD Sampang dari Partai Gerindra periode 2019-2024, Jon Junaidi, Wakil Ketua DPRD Probolinggo dari Partai Gerindra periode 2019-2024, Abd Muttolib, Ketua DPC Partai Gerindra Sampang, Moch Mahrus, Bendahara DPC Partai Gerindra Probolinggo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




