Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2025, Wali Kota Kediri Bacakan Pidato dari Kepala BPIP

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2025, Wali Kota Kediri Bacakan Pidato dari Kepala BPIP Wali Kota Kediri bersama Forkopimda dan para undangan. Foto: Ist

Oleh karena itu, melalui Asta Cita dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam segala dimensi kehidupan yakni dari pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang-ruang digital.

Pertama, dalam dunia pendidikan, perlu menanamkan Pancasila sejak dini, bukan sekadar dalam pelajaran formal, tetapi dalam praktik keseharian. Sekolah dan universitas harus menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas secara intelektual, tangguh secara karakter dan kuat dalam integritas moral. 

Kedua, di lingkungan pemerintahan dan birokrasi, nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam bentuk pelayanan publik yang berkeadilan, transparan dan berpihak pada rakyat. Setiap kebijakan dan program harus mencerminkan semangat kemanusiaan dan keadilan sosial, bukan kepentingan kelompok atau golongan.

Ketiga, dalam bidang ekonomi, perlu memastikan bahwa pembangunan tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang, tetapi menjadi berkah bagi seluruh rakyat Indonesia. Keadilan sosial, sebagaimana termaktub dalam sila kelima, harus menjadi orientasi utama. 

Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), ekonomi kerakyatan dan koperasi harus terus diberdayakan agar tidak ada warga yang tertinggal dalam kemajuan bangsa. Keempat, dalam ruang digital, harus membangun kesadaran kolektif bahwa dunia maya bukan ruang bebas nilai. 

Etika, toleransi dan saling menghargai tetap harus ditegakkan. Pancasila harus menjadi panduan dalam berinteraksi di media sosial maupun platform digital lainnya.

“Mari kita perangi hoaks, ujaran kebencian dan provokasi, dengan literasi digital dan semangat gotong-royong,” kata Wali Kota Kediri.

Dalam momen upacara hari ini, juga dilaksanakan foto bersama Forkopimda Kota Kediri beserta FKUB Kota Kediri atas keberhasilan Kota Kediri kembali masuk 10 besar kota toleran di Indonesia. 

Tahun ini, Kota Kediri meraih peringkat 8 skor toleransi tertinggi menurut studi Indeks Kota Toleransi 2024 yang diselenggarakan oleh Setara Institute. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi sekaligus harapan agar seluruh elemen kota dapat meningkatkan kualitas praktik dan promosi toleransi. (uji/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO