Petugas saat mengawasi dan mengontrol cabai yang yang baru di panen. (Ist).
KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Pemkab Kediri pada Mei 2025 ini telah meneken kerja sama dengan kota-kota besar untuk membantu petani memasarkan komoditas hasil pertanian.
Selain DKI Jakarta, kerja sama juga dijalin dengan Pemerintah Kota Surabaya.
BACA JUGA:
- Ribuan Warga Tumpah Ruah Saksikan Surabaya Vaganza Festival of Lights
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menyebut kerja sama yang dijalin dengan Pemkot Surabaya ini turunannya berbeda dengan kerja sama yang dijalin dengan Provinsi DKI Jakarta.
Menurut Tutik, kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta, pelaksanannya dilanjutkan antar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), adapun dengan Pemkot Surabaya pelaksanaan kerja sama ditindaklanjuti langsung dari pelaku usaha.
Adapun komoditas pertanian yang telah masuk dalam perjanjian kerja sama yakni cabai. Dalam hal ini, asosiasi petani cabai Kediri mengirimkan barang ke Surya Kreasi Pangan (SKP) Surabaya.
"Jadi kebutuhan cabai dipenuhi dari Kabupaten Kediri itu sudah masuk MoU. Kalau kami monitor progresnya ini masih tahap penghitungan kebutuhan cabai di wilayah kota Surabaya," katanya, Selasa (27/5/2025).
Meski pelaksanaannya dilakukan antara pelaku usaha, lanjutnya, pemerintah daerah melalui dinas terkait tetap melakukan sistem kontrol.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




