Profesor Doktor Kiai Haji Asep Saifuddin Chalim, MA, saat membagikan uang kepada para porter di stasiun kereta api Pasar Turi Surabaya. Foto: MMA/bangsaonline
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Profesor Doktor Kiai Haji Asep Saifuddin Chalim, MA, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto Jawa Timur bagi-bagi uang di Stasiun Kereta Api Pasar Turi Surabaya.
Kiai Asep Saifuddin Chalim membagikan uang kepada para porter atau petugas stasiun yang membantu membawakan barang-barang bawaan penumpang di stasiun kereta api Pasar Turi.
BACA JUGA:
- Luar Biasa! 318 Santri Amantul Ummah Lolos UTBK-SNBT, Banyak yang Hafal Quran
- Amirulhaj Prof Kiai Asep: Wukuf di Arafah Waktu Mustajab, Malaikat juga Ikut Mintakan Ampunan
- Amanatul Ummah Terima Sapi Kurban Presiden, Wapres, Gubernur, Wagub, Sekda, PAN, BPN, & Wali Santri
- Amirulhaj Tinjau Adahi, Kiai Asep Pastikan Penyembelihan Dam Jemaah Haji Sah Secara Syariah
Wajah para porter itu pun tampak sumringah mendapat sedekah dari Kiai Asep Saifuddin Chalim yang dikenal sebagai kiai miliarder tapi dermawan.
“Ya senang sih,” kata seorang porter ketika ditanya bagaimana perasaannya ketika mendapat uang dari Kiai Asep.
Kiai Asep berada di stasiun kereta api Pasar Turi Surabaya bersama rombongan yang jumlahnya 9 orang. Kiai Asep mau naik kereta api dengan tujuan Cirebon.
Kiai Asep dan rombongan ke Cirebon untuk menghadiri acara istighotsah dan seminar tentang pengusulan Kiai Haji Abbas Abdul Jamil Buntet Cirebon sebagai pahlawan nasional di Pendopo Pemerintah Kabupaten Cirebon Jawa Barat.
Ke Cirebon Kiai Asep juga membawa 200 sarung untuk diabagikan kepada para kiai dan peserta istighotsah dan seminar pengusulan Kiai Abbad Abdul Jamil sebagai pahlawan nasional.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




