Tangkapan layar video viral bentrokan massa yang hendak memasuki Puskesmas Geger Bangkalan
BANGKALAN,BANGSAONLINE.com - Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono membenarkan adanya bentrokan di Puskesmas Geger pada Senin (28/4/2025).
Kapolres menerangkan jika pemicu konflik diduga karena kesalahpahaman antara warga setempat yakni B (55) dan MH (23).
BACA JUGA:
- Rokok Ilegal Senilai Rp900 Juta Dimusnahkan Lanal Batuporon dan Bea Cukai di Bangkalan
- Diduga Tilap Uang Rp1,2 Juta, Mantan Karyawan Klinik di Bangkalan Ngaku Diminta Bayar Rp200 Juta
- Kasus Penyekapan Viral di Bangkalan Bermula dari Jombang
- CJH Bangkalan Kloter 72 dan 73 Tiba di Jeddah, Seluruh Jemaah Dilaporkan Sehat
"Itu karena kesalahpahaman antar dua orang tersebut," kata Kapolres, Selasa (29/4/2025).
Diduga, MH tersinggung saat diklakson oleh kepala desa setempat usai pulang hajatan. MH juga melontarkan kalimat provokasi yakni menantang untuk carok.
Kades tersebut lalu menceritakan hal itu pada B. Namun, B merespons secara berlebihan. Sehingga B emosi dengan sikap MH terhadap kades.
"Lalu beberapa saat kemudian, MH melintas di depan rumah kades itu," imbuhnya.
Melihat MH lewat, B lalu mengejarnya. Keduanya lalu sempat terlibat cekcok dan saling mengeluarkan senjata tajam untuk adu bacok. "Keduanya mengalami luka, B luka di kepala dan MH di lengan," jelasnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




