Bawa Potensi Ekonomi Daerah, Hipmi Sidoarjo Lakukan Business Trip ke Vietnam

Bawa Potensi Ekonomi Daerah, Hipmi Sidoarjo Lakukan Business Trip ke Vietnam Rombongan HIPMI Sidoarjo saat kunjungan ke KJRI Ho Chi Minh City Vietnam. foto ist

Seperti wawasan ekonomi yang bisa dipelajari dan didapatkan secara langsung di negara .

Menurutnya, ada tiga faktor yang melandasi pesatnya pertumbuhan ekonomi . Pertama, yakni foreign direct investment (FDI) yang berkualitas.

Kedua, komitmen untuk menerapkan prinsip environmental, social, and governance (ESG). 

Mereka memastikan agar investasi ini tidak berdampak negatif terhadap lingkungan, menyejahterakan masyarakat, dan menerapkan protokol yang berlaku di iklim industri internasional.

Ketiga, juga berusaha maksimal untuk mengintegrasikan negara mereka dengan dunia internasional, dan mengembangkan iklim investasi yang baik.

Tidak lupa juga, selalu berusaha menyediakan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dengan selalu menekankan High Technology dalam setiap langkah nyatanya.

Dan yang terpenting, juga memerhatikan secara seksama bagian riset dan pengembangan (R&D). Mereka tidak segan meminta negara yang hendak berinvestasi di sana, agar mau membuka bagian riset dan pengembangan di .

“Dengan adanya R&D ini, nantinya akan membuka pintu untuk Engineer, anak-anak muda, dan mahasiswa pintar di , untuk masuk ke sana dan berkolaborasi dengan ahli-ahli dari luar negeri,” tutur Dimas.

Karena itu, kata Dimas, Hipmi Sidoarjo yang berkomitmen sebagai partisipan mitra pembangunan daerah, mengajak seluruh pelaku usaha muda di Sidoarjo untuk tidak ragu melangkah dan berani membuka diri terhadap peluang pasar global.

"Mari kita bersama-sama membawa nama baik Sidoarjo ke kancah global dan tunjukkan bahwa produk-produk kita mampu bersaing di pasar dunia," tegas Zakaria Dimas.

Kesiapan Hipmi Sidoarjo Hadapi Tantangan Global

Program ini menjadi bentuk komitmen nyata Hipmi Sidoarjo dalam menjawab tantangan globalisasi serta mendukung visi pemerintah dalam mencetak pengusaha muda yang tangguh, adaptif, dan mampu menjalin kemitraan strategis di nasional maupun internasional.

Peserta akan mengikuti agenda pameran dagang berskala internasional, yaitu Global Sourcing Fair yang digelar pada 24-26 April 2025 di Saigon Exhibition and Convention Center (SECC).

Pameran ini merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan ribuan buyers dan suppliers dari berbagai sektor seperti fashion, elektronik, home & gifts, printing & packaging, serta inovasi industri terkini.

Tak hanya itu, rangkaian agenda juga mencakup sesi business matching, kunjungan ke UMKM dan kawasan industri, serta eksplorasi pasar lokal. (sta/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO