BPJS Kesehatan Cabang Kediri Optimalkan Program Rujuk Balik bagi Peserta JKN

BPJS Kesehatan Cabang Kediri Optimalkan Program Rujuk Balik bagi Peserta JKN Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi. (Ist)

“FKTP yang menjadi tujuan wajib meneruskan tata laksana yang sudah diberikan oleh FKRTL. Selain itu, juga perlu diperhatikan mengenai sarana dan prasarana yang dapat menunjang pelayanan bagi peserta . Mulai dari kemampuan layanannya, sumber daya manusia, peralatan kesehatan dan alat pemeriksaan, obat, dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHB),” urainya.

“Program ini perlu kolaborasi yang solid dari tenaga medis dan kesehatan, serta dukungan dari farmasi mitra dalam penyediaan obat,” imbuh Tutus.

Kehadiran program juga dapat membantu mengurai antrian yang berada di FRTL. Peserta dapat meneruskan pengobatannya melalui FKTP terdekat tanpa ada iuran biaya tambahan.

“Sering kali terjadi penumpukan antrean yang ada di rumah sakit sehingga menimbulkan rasa kurang nyaman dari peserta ketika sedang berobat. Karena sudah ada program , pengobatan peserta dengan penyakit kronis yang kondisinya sudah stabil tetapi masih membutuhkan perawatan lanjutan dapat meneruskan ke FKTP terdaftar. Sehingga antrean di rumah sakit dapat lebih berkurang, dan peserta bisa lebih nyaman dalam berobat. Peserta juga tidak perlu khawatir karena tidak ada pungutan biaya lagi dan semua ditanggung oleh ,” bebernya.

Pada dasarnya, lanjut Tutus lagi, tidak hanya mencakup pengobatan bagi peserta yang menderita penyakit kronis. Akan tetapi, juga dilakukan pemantauan kesehatan secara rutin. Peserta juga diimbau untuk selalu memastikan keaktifan status kepesertaan sehingga ketika hendak mengakses layanan kesehatan tidak ada kendala.

“Bagi peserta , selalu pastikan status pesertanya aktif. Bisa dicek melalui aplikasi Mobile atau WhatsApp Pandawa nomor 08118165165. Kalau suatu saat mau berobat dapat dengan mudah dan langsung ditangani,” tutup Tutus. (uji/msn)

Foto: Kepala Kesehatan Cabang Kediri, Tutus Novita Dewi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO