Max Verstappen saat berbincang dengan Christian Horner dan Helmut Marko. Foto: Motorsport.
Dari 4 balapan yang telah berlangsung musim ini, Verstappen baru memenangi satu balapan di GP Jepang. Sementara tiga balapan lainnya dimenangkan oleh McLaren, yaitu Piastri dan Norris.
Musim ini McLaren memang tampil dominan di sejumlah besar trek, dengan kecepatan mobilnya yang terlihat konsisten.
Di sisi lain, Red Bull RB21 masih angin-anginan, bahkan pembalapnya lebih banyak mengeluhkan performa mobil.
Penurunan performa Red Bull inilah yang diduga bisa membuat Verstappen hengkang lebih cepat, meskipun pembalap 27 tahun itu masih memiliki kontrak dengan Red Bull hingga akhir musim 2028.
Red Bull sendiri sudah merespons kegagalan di GP Bahrain, dengan menggelar pembicaraan darurat, termasuk membahas peralatan pit yang rusak.
Sebelumnya, Christian Horner, Team Principal Red Bull Racing, mengaku sudah menginventarisir kendala dan masalah yang dihadapi Red Bull, untuk segera dicarikan solusi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






