KontraS Duga Hariyono hanya Operator Lapangan, masih Ada Aktor Intelektual Lagi di atasnya

KontraS Duga Hariyono hanya Operator Lapangan, masih Ada Aktor Intelektual Lagi di atasnya HEARING: Publik Hearing DPRD Jatim terkait kasus tambang pasir di Desa Selok Awar-Awar, kemarin. foto: didi rosadi/BANGSAONLINE

"Hariyono tidak bekerja sendiri, pasti ada yang mengatur strategi mulai dari pertambangan ilegal sampai perencanaan pembunuhan terhadap Salim dan penganiayaan pada Tosan. Pasti ada yang mendanai peristiwa ini, mulai dari persiapan hingga pergerakannya," sambungnya.

Lantas dugaan ada aktor lain di atas Hariyono, seperti apa kesimpulan yang dihimpun KontraS di lapangan? Fatkhul menyampaikan, saat melakukan eksekusi terhadap Salim dan Tosan, para preman sempat sesumbar kalau mereka kebal hukum.

"Dari saksi, yang tidak perlu saya sebut namanya, para pelaku ini sempat bilang kebal hukum. Tidak mungkin tidak ada orang penting di balik peristiwa ini, hingga mereka berani berucap kebal hukum. Kami minta polisi terus mengusut, mulai dari Bupati Lumajang, polisi dan instansi yang ada. Semua harus diperiksa. Harus ada transparasi dalam penyidikan ini," harap dia.

(Baca juga: (Baca juga: Kasus Tambang Lumajang: Polda Dalami Keterlibatan Polisi)

Dan agar kasus ini tidak mentah di tingkat kejaksaan, KontraS juga akan terus mengumpulkan semua bukti, untuk memperkuat argumen polisi, baik saat berkas disampaikan ke kejaksaan maupun saat berada di persidangan.

"Kita akan kumpulkan semua bukti secara terus menerus untuk memback-up argumen kepolisian, agara kasus ini tidak mentah. Kita akan kawal terus, sampai semua pelaku tertangkap," tegasnya. (ron/mdr/nis/dur/mer/dtc/sta)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO