Kamar kos lantai 2 di Jl Sidosermo Gg. XII yang digunakan bunuh diri sejoli sudah dipasangi police line. Foto: RUSMIYANTO/ BANGSAONLINE
Informasi yang dihimpun, Lukman adalah mahasiswa aktif salah satu perguruan tinggi negeri di Surabaya.
Lebih lanjut, Adjid mengungkapkan bahwa sebelum kejadian, Haris selaku pemilik kos sempat melihat Nurul Aisyah keluar kamar tidur menuju kamar mandi seorang diri, pada Rabu (9/4/2025) malam.
"Jadi tuan rumah ini sempat melihat penghuni kosnya, yaitu perawat ke kamar mandi sendiri. Tidak terlihat sang pria yang keluar dari kamarnya. Kemudian pada Kamis (10/4/2025) pagi, pemilik kos Bapak Haris serta putranya Bima keluar kota. Sedangkan Ibu Haris sudah beberapa hari berada di luar kota. Nah, siangnya kok ada kabar ada temuan sejoli tewas di kamar itu," pungkasAdjid.
Adapun penyebab kematian dan motif kedua korban melakukan bunuh diri, Polsek Wonocolo melalui Kanit Reskrim AKP Kusmianto mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.
Kusmianto mengungkapkan petugas menemukan jarum suntik bekas terpakai dan kantong obat cairan yang telah berkurang di kamar korban.
Dari temuan itu, Polsek Wonocolo melakukan cek labotarium ke dokter forensik RS Bhayangkara Polda Jatim tentang obat apa yang disuntikan.
"Sudah kita serahkan ke Labotarium Forensik RS Bhayangkara untuk diteliti kandungan apa yang terdapat di cairan obat yang disuntikan kepada kedua sejoli ini. Informasi hari Senin besok (14/4/2025) akan turun hasilnya," ujar Kusmianto singkat. (rus/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




