Wabup Sukriyanto saat acara buka bersama wartawan di Pendopo Ronggo Sukowati. (Ist)
Sementara perwakilan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pamekasan, Dimas Maulana Sugianto, saat duduk bersama dengan tegas mengingatkan kepada wabup bahwa para media memiliki peran besar.
"Wartawan atau Jurnalis condong memiliki kemampuan untuk melihat dari sudut yang tidak sama dengan bupati dan wakil bupati, maupun dinas, biasanya memandang masalah dengan sudut yang itu-itu saja karena ketugasan dari pemerintah atau eksekutif," terangnya.
"Menjadi pejabat publik tidak mudah. Intinya jangan sampai anti kritik, selama itu untuk membangun Pamekasan," imbuhnya.
Sukriyanto langsung merespon baik, pihaknya menegaskan tidak akan pernah anti kritik selama hal tersebut untuk membangun Pamekasan.
"Kami terbuka, tidak anti kritik, dan siap menerima masukan serta aspirasi dari wartawan demi perbaikan kinerja pemerintah. Dengan kolaborasi yang baik antara media dan pemerintah, akan terwujud pembangunan Pamekasan yang maju, Sejahtera, dan bermartabat,” tegasnya.
Setelah acara selesai, Wabup Pamekasan yang merupakan mantan Kepala Desa Blaban, Kecamatan Batu Marmar, tidak sungkan mendatangi wartawan yang sedang berbuka bersama sambil bercanda bersama.
Turut hadir dalam acara tersebut, Wabup Sukriyanto; Plt. Kepala Diskominfo, Taufikurrahman; Kabid IKP Diskominfo, Arif Rachmansyah; Kabag Prokopim, Nur Arifin; Kabag Kesra Setdakab Pamekasan, Abrori Rois.
Sedangkan organisasi wartawan yang hadir diantaranya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Telivisi Indonesia (IJTI), Aliansi Jurnalis Independent (AJI), Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), Forum Wartawan Pamekasan (FWP), Jurnalis Center Pamekasan (JCP), dan Paguyuban Insan Jurnalis Pamekasan (PIJP), serta beberapa organisasi lainnya. (bel/dim/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




