TPID Temukan Kemasan Susu Rusak saat Pantau Harga Bapok di Pasar Tradisional dan Supermarket

TPID Temukan Kemasan Susu Rusak saat Pantau Harga Bapok di Pasar Tradisional dan Supermarket TPID Kabupaten Tuban saat memeriksa kaleng susu yang kemasannya rusak atau penyok. Foto: Suwandi/BANGSAONLINE

"Ini menjadi bukti bahwa harga beberapa bahan pokok masih cenderung stabil, sejak sebelum maupun selama bulan ramadan," ujarnya.

Di sisi lain, untuk harga cabai yang sempat alami kenaikan cukup tinggi, kini hanya di kisaran Rp65 ribu per kilogram. 

Turunnya harga cabai tersebut, kata Endro, sesuai dengan informasi dari penjual terkait stok cabai yang berasal dari Tuban bagian barat. Seperti kecamatan Bancar dan Tambakboyo. 

Pasokan cabai dari petani lokal tersebut, sangat membantu stok dan menekan harga jual di Pasar Baru Tuban.

"Sedangkan, harga beras yang dijual oleh para pedagang merupakan beras hasil panen warga lokal. Sehingga, harganya juga masih cenderung stabil. Hasil pantauan di , harga beras premium Rp 14 ribu, beras medium Rp 12 ribu, dan beras SPHP juga dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) seharga Rp 12.500. Jadi masyarakat tidak perlu panik, karena stok juga masih ada. Dari penjual juga tidak perlu menimbun," bebernya.

Sementara itu, Koordinator Farmakmin , Siti Choirijah menyampaikan, seusai melihat langsung kondisi di supermarket mulai dari keripik susu dan yang lain sebagainya, tidak ditemukan barang-barang dan makanan yang kedaluwarsa atau expired. 

Akan tetapi, hasil pantauan menunjukkan ada beberapa yang menjadi catatan, yaitu terdapat kemasan kaleng yang rusak atau penyok. TPID langsung merekomendasikan agar segera dikembalikan ke distributor.

"Pihak supermarket sudah kami minta agar barang rusak itu dikembalikan, dan kami juga minta salinannya dari pengembalian barang itu," pungkasnya.(wan/van)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO