Bupati bersama Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Asluchul Alif meninjau dapur umur korban banjir Kali Lamong di Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng. Foto: Ist
Ia berharap, tahun ini bisa dimulai pembebasan lahan untuk percepatan pembangunan kolam retensi untuk penampung air di sekitar bantaran sungai Kali Lamong.
"Kalau kolam ini bisa terealisasi insya Allah banjir di Kali Lamong akan berkurang," tuturnya.
Ia mengungkapkan, kolam retensi yang dibangun di Kecamatan Cerme sudah optimal, yang mana bisa dilihat dari daya tampung air sudah cukup tinggi. Meski begitu, Pemkab Gresik khawatir tidak cukup menampung jika curah hujan tinggi karena itu perlu dibuatkan kolam retensi lagi.
"Di tengah isu efisiensi anggaran, Insya Allah dalam pembangunan kolam retensi di Balongpanggang kami bersama teman-teman di DPRD dan Tim Banggar bisa mendukung secara optimal program tersebut," ungkapnya.
Menurut dia, pembangunan kolam retensi di Balongpanggang karena merupakan hulu sungai Kali Lamong yang berbatasan dengan daerah terdekat.
"Nantinya kolam itu digunakan untuk menampung air hujan saat curah hujan tinggi di kabupaten tetangga, agar Kali Lamong tak meluap seperti saat ini," pungkasnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




