Rini Syarifah Akhiri Masa Jabatan sebagai Bupati Blitar dengan Capaian Apik

Rini Syarifah Akhiri Masa Jabatan sebagai Bupati Blitar dengan Capaian Apik Bupati Blitar periode 2021-2024, Rini Syarifah.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Jabatan yang diemban , atau yang akrab disapa Mak Rini, sebagai bupati akan berakhir per 20 Februari 2025. 

Bupati perempuan pertama ini mengakhiri jabatannya dengan capaian kinerja yang cukup memuaskan meskipun masih ada pekerjaan rumah yang tersisa dengan harapan pemimpin selanjutnya, yakni Rijanto-Beky Herdihansah bisa menuntaskan berbagai persoalan agar Kabupaten Blitar semakin berdaya dan berjaya.

Hal tersebut disampaikan Mak Rini di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Jumat (14/2/2025). Ia menjelaskan, Tema Pembangunan Kabupaten Blitar sesuai Peraturan Bupati Blitar 37/2023 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar Tahun 2024 adalah “Memantapkan Produktivitas Ekonomi yang Berorientasi Ekspor dan Perluasan Pasar melalui Penguatan SDM, Infrastruktur, dan Stabilitas Sosial-Politik”.

Hal ini dilaksanakan melalui empat prioritas pembangunan. Dan pengelolaan keuangan daerah diarahkan untuk pencapaian sasaran pembangunan, dan mengatasi berbagai permasalahan pembangunan, seperti penanganan kemiskinan, perluasan kesempatan kerja, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga peningkatan produktivitas sektor perekonomian. 

Pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp2.715.071.854.518,00. terealisasi 97,9 persen. Terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditarget sebesar Rp459.526.054.923,00. terealisasi 98,49 persen, dan Pendapatan Transfer target sebesar Rp2.255.545.799.595,00. terealisasi 97,78 persen.

Sedangkan untuk Belanja Daerah sebesar Rp2.908.724.557.696,00. terealisasi sebesar 93,29 persen, atau sebesar Rp2.713.562.654.586,00.

Untuk Penerimaan pembiayaan daerah yang berasal dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Tahun sebelumnya, sebesar Rp196.052.703.178,00. sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah berasal dari penyertaan modal sebesar Rp2,4 miliar, sehingga pembiayaan netto pada tahun anggaran 2024 sebesar Rp193.652.702.178,00.

"Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras dan disiplin seluruh perangkat daerah dalam merealisasikan rencana anggaran," kata Mak Rini.

Lebih lanjut Bupati Blitar menjelaskan bahwa atas kerja keras tersebut, Pemerintah Kabupaten Blitar berhasil mendapatkan Penghargaan APBD Awards Tahun 2024 dalam Rakornas Keuangan Daerah Tahun 2024 Kementerian Dalam Negeri untuk Kategori “Realisasi Belanja Daerah Tertinggi”.

Diungkapkan pula bahwa beberapa capaian keberhasilan pembangunan tahun 2024 secara garis besar berdasarkan 4 prioritas pembangunan Tahun 2024 sebagai berikut.

Prioritas Pertama adalah Penguatan Komoditas Unggulan yang berorientasi Industri, Ekspor, dan Perluasan Pasar, dengan capaian realisasi Investasi Tahun 2024 tercatat sebesar Rp4,31 triliun, atau tumbuh sebesar 47,30 persen. Kemudian capaian nilai ekspor Kabupaten Blitar tahun 2024 tercatat sebesar Rp12.051.969.000,00.

Bekerja sama dengan Export Center Surabaya dan Dirjen Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kementerian Perdagangan, melalui Program Adi Ekspor sejumlah produk telah lolos kurasi untuk ekspor, diantaranya kopi, minuman rempah, dan asesoris, serta 24 pelaku usaha telah difasilitasi mendapatkan akun INEXPORT untuk lebih mudah mempromosikan produk unggulannya.

Fasilitasi Pendaftaran Merek Dagang dan Sertifikasi Halal terus dilakukan untuk memperkuat daya saing produk yang pada tahun 2024 diberikan kepada 35 pelaku usaha. Kurasi produk UMKM juga terus dilakukan untuk memastikan produk memiliki standar mutu bagi konsumen sehingga mampu bersaing di pasar.

Berbagai program pelatihan dan pendampingan disediakan bagi pelaku usaha maupun kelompok usia produktif dan wajib bersifat responsif gender, diantaranya melalui program Usaha Mikro Berdaya Saing atau UM-BERDASI, Pengembangan Usaha Perempuan Mandiri atau BANG SAPRI, maupun pelatihan kewirausahaan bagi perempuan kepala keluarga dan penyandang disabilitas.

Bermitra dengan Bank Indonesia, telah dilakukan Sinergi Program Lelang Cabai di Kecamatan Wonodadi sebagai langkah penting mendukung stabilitas harga cabai sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat di sektor pertanian.

Sebagai upaya menjaga pasokan jagung sebagai pakan ternak dan untuk kestabilan harga, pada tahun 2024 pemerintah memfasilitasi kerja sama penyediaan pakan Jagung dengan Kabupaten Bima. Kerjasama daerah terus kita lakukan untuk menyelesaikan permasalahan daerah maupun meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Perputaran ekonomi oleh UMKM sebagai salah satu sektor unggulan Kabupaten Blitar melalui transaksi e-katalog. Dari tahun ke tahun semakin berkembang. Tercatat, pada tahun 2024, transaksi e-katalog dilakukan oleh 7.007 UMKM dengan nilai transaksi sebesar Rp384,3 miliar.

Di sektor pariwisata, kunjungan Wisata pada tahun 2024 di 127 destinasi wisata tercatat sejumlah 3 juta 273 ribu 408 kunjungan atau meningkat 15,5 persen dibanding tahun sebelumnya.

Prioritas Kedua, yakni peningkatan SDM yang Berkualitas, Berkarakter, dan Berdaya Saing, serta Penguatan Perlindungan Sosial, dengan capaian indeks Pembangunan Manusia pada tahun 2024 meningkat dari 72,84 menjadi 73,44. Selama 2021-2024 IPM naik 1,96 poin dan rata-rata pertumbuhannya per tahun sebesar 0,91 persen atau lebih tinggi dari Jawa Timur sebesar 0,84 persen.

Hal ini menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun kemampuan daya beli. Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) tahun 2024 meningkat dari 56,67 menjadi 57,48 dan lebih tinggi dibanding IPP Nasional sebesar 56,33, menunjukkan peningkatan kualitas dan daya saing pemuda.

Di bidang Kesehatan, Usia Harapan Hidup merupakan indikator penting dalam menilai kualitas hidup dan kondisi kesehatan masyarakat. Di tahun 2024, Usia Harapan Hidup meningkat dari 75,12 menjadi 75,32 tahun, lebih tinggi dibanding Jawa Timur sebesar 75,07 tahun.

Mengacu data Aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis masyarakat (e-PPGBM), prevalensi stunting dalam kurun waktu 2022-2024 menurun dari 10,81 persen ke 8,58 persen. Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Daerah bersama stakeholder terkait, seperti BAZNAS, Aisyiyah, Muslimat, Fatayat, TP-PKK, kelompok masyarakat, hingga Forum CSR dalam percepatan penurunan prevalensi stunting.

Di bidang pendidikan, mulai tahun 2022 hingga 2024, sebagai bentuk perhatian kepada generasi muda, diberikan Bantuan Biaya Pendidikan bagi Mahasiswa. Pada tahun 2024 bantuan dimaksud telah diterima oleh 1.706 mahasiswa, terdiri dari 1.137 mahasiswa berprestasi dan 569 mahasiswa kurang mampu.

f. Di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), telah diberikan Bantuan Khusus Siswa Miskin bagi 6.004 siswa SD dan 2.527 siswa SMP, serta pengadaan kain seragam bagi siswa kelas 1 SD dan 1 SMP mencakup 12.140 siswa SD dan 11.357 siswa SMP.

Untuk mempermudah akses layanan pendidikan, mengurangi beban pengeluaran masyarakat, menekan angka kecelakaan pelajar, dan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Blitar mewujudkan Kabupaten Layak Anak, pada tahun 2024 dilakukan pengadaan dua unit micro bus melalui DBH-CHT guna memperluas cakupan area pelayanan bus angkutan pelajar gratis.

Selanjutnya, atas upaya kita bersama dalam menanggulangi kemiskinan melalui integrasi berbagai program lintas stakeholder, Syukur Alhamdulillah tingkat kemiskinan pada tahun 2024 kembali dapat ditekan dari 8,69 persen ke 8,16 persen. Tercatat, selama periode 2021 hingga 2024, kemiskinan dapat ditekan dari 9,65 persen ke 8,16 persen. Dengan capaian tersebut, maka tingkat kemiskinan tahun 2024 merupakan yang terendah selama 20 tahun terakhir, dan Kabupaten Blitar merupakan salah satu diantara 4 (empat) kabupaten dengan tingkat kemiskinan terendah di Jawa Timur.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO